NTIKK: [BUMI DAN JESPER]

232 34 5
                                        

•shot 1: anak baru dan Jasper!

"silahkan perkenalkan diri kamu" pak Anwar mengangguk pelan saat siswa baru di kelas Jasper menatapnya ragu, siswa baru yang akan menjadi bagian dari kelas 11 Teknik mesin SMK Bina Bangsa.

"mh.. per-perkenalkan nama saya Bumi Seto Atmojo, mohon bantuan untuk kedepan nya dan semoga kita bisa berteman baik" siswa baru yang bernama Bumi itu menunduk pelan setelah memperkenalkan namanya.

suasana kelas seketika ramai riuh dengan bunyi siulan-siulan nakal dari arah belakang kelas, lebih tepatnya dari tempat duduk geng Helitenk berada.

geng Helitenk adalah sekelompok anak nakal yang semuanya terkumpul di kelas itu, satu sekolah tau siapa mereka.

di ketuai oleh Jesper Ravel Morrison, anak paling nakal di sekolah itu. kelakuan nya yang selalu membuat guru BK kelimpungan dan paras tampan blasteran nya selalu mencuri perhatian, siapapun pasti akan langsung menyerahkan diri jika Jesper sudah memintanya.

selain Jesper, geng itu juga memiliki anggota-anggota lain yang tidak kalah tampan dan nakal.

ada Junior yang paling genit, setiap siswi-siswi lewat di depan nya pasti minimal mendapat kedipan manja yang sangat memikat. lalu ada Dikta. seperti namanya yang tampan dan dingin, Dikta adalah anggota dengan kosakata paling sedikit. tipe siswa dingin yang selalu menjadi incaran, Dikta ibaratkan bongkahan es yang sedang menunggu seseorang mencairkan sifat dingin nya itu.

ada juga Martin Darix atau lebih di kenal dengan nama panggilan nya yang aneh, Marrix. bukan hanya namanya yang aneh tapi kelakuan nya pun tidak kalah aneh, teman-teman Marrix yang lain pernah bergidik ngeri melihat anak itu makan nasi putih dengan lauk buah semangka.

selain mereka masih banyak anggota geng Helitenk yang lain, mungkin hampir seluruh siswa anak teknik adalah anggota tetap geng tersebut.

"pak, itu Bumi gak salah namanya Bumi?" teriak Marrix dari kursinya yang ada di pojok belakang dekat loker kelas, "apa maksud kamu Martin?" tanya pak Anwar dengan raut wajah bingungnya.

"ya abis dia terlalu NTIKK pak buat pake nama Bumi, gak cocok" setelah mengatakan itu suasana kelas di isi dengan suara tawa dari seluruh geng Helitenk, kecuali Jesper dan Dikta yang hanya mengulas senyum tipis.

Bumi yang baru saja mendengar perkataan itu malu bukan main, dia tentu tau arti kata NTIKK yang di maksud.

wajah Bumi sudah merah sempurna sekarang, untuk menyembunyikan nya Bumi hanya bisa menunduk dalam. Bumi tau jika wajahnya sangat jauh berbeda dari wajah remaja laki-laki seusianya, kontur wajah Bumi yang lembut dengan mata bulat dan kilau kecoklatan serta bibir tipis di hiasi tahi lalat di bibir atasnya membuat orang kadang mengatakan Bumi ini tidak cocok menjadi laki-laki.

dia terlalu
cantik.

"Martin!!" pak Anwar memberi peringatan kepada Marrix agar tidak bertingkah aneh terlebih pada siswa barunya, dia tidak ingin Bumi tidak nyaman di kelas ini.

"Bumi, silahkan kamu duduk di kursi kosong sebelah Jesper" Bumi menoleh kearah pak Anwar sejenak lalu mengalihkan pandangan nya menyusuri seisi kelas, mencari dimana tempatnya duduk.

pak Anwar yang tau Bumi bingung kemudian meminta Jesper untuk mengangkat tangan nya, "Jesper angkat tangan kamu supaya Bumi tau dimana tempat dia duduk"

sesuai permintaan pak Anwar, Jesper mengangkat tangan nya tanpa mengatakan apapun.

bisik-bisik anak kelas terutama dari para siswi mengiringi langkah Bumi menuju tempat duduknya, Bumi tidak begitu jelas mendengar bisik-bisik itu namun perasaan nya sedikit tidak nyaman.

NTIKKHistórias para pegar e não largar. Descubra agora