HIGH GANGS!

360K 16K 622
                                    

HIGH GANGS!

13.40

Bella's POV

Bell pulang berbunyi setelah pelajaran terakhir economy. Aku sudah meminta Pak Sukiman untuk menjemputku di sekolah tepat bell pulang. Tipe orang sepertiku ini tidak suka dikerumunan orang banyak dan menunggu sesuatu. Awkward moment karena aku adalah murid baru, murid baru.

Akhirnya aku memutuskan untuk segera pulang ke rumah, saat aku sedang jalan ke pintu gerbang dengan gaya cuekku dan tidak peduli sekitar. Tanpa kusadari aku daritadi memikirkan high gangs, ya sepertinya wajah mereka terngiang dikepalaku. Entah mengapa, parfume cowok tersebut sangat nyaman, apalagi jika aku ada di dekapannya. Sambil memikirkan hal-hal aneh seperti itu aku jadi melamun, tiba-tiba secara tidak sengaja didepanku adalah kerumunan high gangs. Aku tidak focus sehingga secara tak sengaja aku menabrak salah satu dari mereka.

DAN TERNYATA. Cowok itu yang memiliki parfume yang membuat hatiku berdebar, sangat amat cuek dan muka nya sama sekali tidak welcome. Dalam hatiku berpikir lupakan saja aku ingin ada di dekapannya? hahahaha in your dream.

"Sorry ya aku gak sengaja" ucapku masih tidak terbiasa dengan gue-lo seperti anak Jakarta biasanya.
"Its okay" nada cuek dari dia.

Aku langsung pergi menjauhi kerumunan high gangs itu dan langsung menaikki mobil yang tepat sudah di depan gerbang. Aku tidak meminta Pak Sukiman untuk menjemputku dengan membawa mobil sport. Tapi ya bagaimana lagi, padahal aku tidak terlalu ingin menyombongkan diriku.

"Ah papi nih pasti yang ingin memanjakanku." keluhku dalam hati.

Menaikki mobil salah satu dari sekian banyak mobil sport papi. Sebelum aku memasuki mobil, aku sempat mendengar bisikan-bisikan tentang mobil sport yang sedang aku naikki. Tetapi anehku mengapa cowok yang kutabrak benar benar tidak peduli, melihatku sebentar atau bahkan melirikku saja tidak. Selama perjalanan menuju rumah aku membuka instagram di handphone milikku. Tanpa menunggu kepastian rasa bimbang ini aku membuka profile @axelradista aku mulai melihat post-an dia selama beberapa weeks ini.

"Oh jadi nama dia Axel Radista Diraz" semakin lama kuamati muka nya di photo...

"OH MY GOD, dia yang tadi aku tabrak" ucapku kaget.

"Non ada apa? Kok daritadi kayak kebingungan gitu, Non ngomong sama saya?" kata Pak Sukiman.

"Nggak, Pak. Saya ngomong sendiri kok" jawabku.

Melanjutkan stalking instagram Axel, semakin lama nama Diraz terngiang dikepalaku membuat aku teringat bahwa papi memiliki teman bahkan sahabat dekat yang mempunyai nama belakang Diraz, ah tapi mana mungkin.

Setelah lama aku membuka profile instagramnya Axel, akhirnya....... Yeay I find this! Instagram dari ketiga lainnya anggota high gangs tersebut.

— BILLY PUTRA JONATHAN
Anak dari salah satu menteri keuangan, dia sudah terkenal sejak lama dengan Axel dan Keenan. Karena tidak ada lagi yang mau menemaninya dan menjadi teman akrabnya. Ini semua penyebab dari Orang Tuanya yang sangat protective dalam memilih teman untuk Billy.

— KEENAN FASINATA
Fasinata, sudah jelas terlihat dari nama keluarga yang dimiliki keenan. Ini artinya bahwa keluarga Keenan adalah pemilik dari mall-mall besar di Jakarta.

Hampir terlewat, ya sebenarnya tidak akan terlewat sih.

— AXEL RADISTA DIRAZ
Ternyata dia adalah anak dari keluarga Diraz, tepat seperti dugaanku sebelumnya yaitu Diraz yang selama ini mengurusi pertambangan di seluruh Indonesia juga di kenal sebagai orang ke-4 terkaya di Indonesia.

Tidak sadar setelah sekian lama aku memainkan handphone untuk membuka instagram, kini aku sudah tiba dirumah. Segera aku turun dari mobil dengan wajah lelah. Haaaaaaa! Hari ini hari yang paling melelahkan buatku, entah mengapa aku harus mencari tahu tentang mereka padahal mereka tidak sedikitpun peduli terhadap keberadaanku disini, disana, atau dimanapun aku berada. Aku langsung tertidur dikasur, mencoba untuk memejamkan mata sebentar, dan dibenakku terbayang wajah Axel. Wajahku perlahan tersenyum, aneh. Itu hanya foto Bell ingat foto yang bahkan kamu tidak tahu sifat dia bagaimana.

Tidak bisa menahan rasa penasaranku, aku kembali meraih handphoneku yang berada didalam tas, aku kembali melihat profile Axel karena rasanya aku pingin tahu lebih dan lebih lagi. Terlalu asik stalking Axel tak sengaja aku memencet dua kali photo post-annya 2 weeks ago, DUH!

Yap tidak sengaja aku like postan Axel. Okay, its okay bell. Hm no its not okay at all😖😖

"Gawat, besok aku disekolah gimana ya? Ah gila dia tau aku enggak ya, udah aku unlikes dia ngeliat enggak ya, apa dia daritadi lagi buka ig terus lihat aku ngelikes? Argh, apa yang harus aku lakukan besok? Apa yang harus aku jawab jika dia menanyakan tentang itu?" ucapku panjang lebar mendumel sendirian.

Setelah memikirkan banyak hal negative tentang instagram Axel, dan ketakutanku tentang likes accident, akhirnya aku tertidur dengan pulas malam hari ini.

11:27

Aku bisa tertidur lelap. Entah besok aku bisa melakukan apa yang pasti aku sudah menyiapkan seribu alasan jika dia menanyakannya. Tapi sungguh aku berharap dewi fortuna berpihak padaku.

---------------------------------------------
thanks readers,
hayo baca selanjutnya ingin tahu kan high gangs sekeren apa?
siapa yang bakal jatuh cinta?

- silverbuttons

Stalker In Love, SUDAH TERBIT 。 Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang