Di masa depan, manusia murni telah punah. Seluruh umat manusia kini lahir dengan gen hewan yang menentukan kemampuan, naluri, dan tempat mereka di dunia.
Langit diselimuti awan kelabu. Dari kejauhan, bayangan sebuah kota raksasa berdiri megah di atas tebing. Di bawahnya, suara gemuruh memenuhi udara.
BOOM...!
Kontainer besi, puing bangunan, kendaraan rusak, sisa makanan, hingga limbah teknologi jatuh dari atas melalui jalur pembuangan raksasa.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Kamera perlahan menyorot ke bawah.
Di sana terbentang sebuah kota yang dibangun dari besi tua, kontainer bekas, dan potongan mesin. Cerobong asap menjulang, jembatan besi menghubungkan bangunan, sementara ban berjalan mengangkut barang-barang yang baru saja jatuh dari dunia atas.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Orang-orang berwajah manusia dengan ciri-ciri serangga bekerja tanpa henti.
Ada yang memiliki sayap transparan, mata majemuk, antena panjang, kaki yang mampu memanjat dinding, hingga lengan sekuat rahang kumbang badak. Mereka memilah setiap barang yang jatuh, memperbaikinya, lalu mengubahnya menjadi sesuatu yang berguna.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Bagi dunia atas...
Tempat ini hanyalah tempat sampah.
Namun bagi mereka...
Tempat ini adalah rumah.
Di kejauhan, seorang anak kecil berlari sambil tertawa membawa roda bekas. Pedagang membuka lapak dari logam tua, para mekanik memperbaiki mesin, dan para pekerja mengangkut kontainer dengan kekuatan yang jauh melampaui manusia biasa.