𝕯𝖆𝖝 𝖘𝖊𝖗𝖎𝖊𝖘 1
Ziel tak tahu bahwa suaranya telah membangkitkan sesuatu yang seharusnya tetap tertidur.
Bersama Dynia, ia kini terjebak di Nyvaria-negeri kelam yang tersembunyi di dasar kawah Gunung Eloisse yang telah terkubur berabad-abad. D...
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Welcome to the Dax family story Series 1
📢 Informasi : Inseparable adalah series 1 cerita family demon ya nah series 2 itu yang judul nya You Are Mine!, itu cerita anak - anak curut mereka yang cakep tapi psikopat beuhh duar sekalee lee.
-Happy Reading -
Semilirnya angin malam yang menusuk kulit, kaki telanjang nya terus berjalan ditanah yang penuh ranting tajam dan batu – batuan kecil, seorang gadis berambut pendek dengan pakaian nya yang lusuh dan kotor tersesat diantara pohon – pohon tinggi menjulang dan disekitar nya dipenuhi hewan buas yang bisa memakan nya kapan saja.
Gadis itu duduk seraya menyandarkan punggung nya di pohon besar untuk melepas rasa lelah nya sudah berjalan sepanjang hari, gadis itu memakan apel yang ia temukan dijalan, ia memakan nya sambil menatap langit malam tanpa bintang. Gadis itu tersenyum tipis, ia mengingat bagaimana nekat nya ia kabur dari rumah.
"lebih baik gue mati di hutan daripada mati konyol dirumah karena dimarahi tak jelas" ujar gadis itu
Dimarahi oleh orang tua nya dan mendengar keributan adalah makanan nya sehari – hari, ia muak! Itulah mengapa ia nekat melarikan diri dari rumah hingga tersesat di sebuah hutan yang luas tanpa ujung. Hanya dengan nyali nya ia mampu bertahan hidup berhari – hari di hutan sejak meninggalkan rumah nya, ia tidak peduli apakah orang tua nya akan mencari nya, ia hanya ingin bebas dari kebisingan mulut manusia!
Dengan melawan rasa dingin saat di hutan perlahan membuat dirinya mulai terbiasa dan kebal terhadap dingin maupun panas, mata nya memejam mencoba untuk tidur seraya mendengar kan suara daun yang tertiup angin dan suara burung hantu yang menakutkan.
"tolong... tolong,..."
Teriakan itu membuat mata gadis itu terbangun, ia melihat sekitar nya tapi tak ada siapapun. Siapa yang meminta tolong ?
"siapa lo ?" teriak gadis itu memastikan bahwa dirinya tak salah dengar
Lagi – lagi rintihan teriakan meminta tolong itu terdengar lagi tetapi suara nya lebih nyaring daripada sebelum nya.
"tolong!! Aku terkunci didalam rumah seram! Aku takut"
Gadis itu langsung berlari dan melihat kearah sekitarnya mencari rumah yang dimaksud, mata nya langsung tertuju ke rumah tua yang sudah ditumbuhi daun - daun liar, tanpa takut ia pun berlari masuk kedalam rumah itu tanpa rasa takut.
Gelap, tak ada cahaya sedikit pun. Suara menangis tiba – tiba muncul dari pojok sudut ruangan, ia berjalan mendekati sumber suara hingga mata nya bisa melihat seorang gadis yang terlihat umur nya tidak jauh berbeda dari dirinya, dengan rambut dijepit asal dan kacamata yang ada di genggaman nya.
"tunjukan wajah lo kalau lo klan manusia"
Gadis yang tengah menangis itu mengangkat wajah nya, wajah nya sangat tidak asing, dia sangat mirip dengan sahabat nya, tapi... tidak! Tidak mungkin!
"apakah nama lo dynia ?" tanya ziel
ia mengangguk kan kepala nya, "kamu... ziel sahabat ku ?"
Zel mengangguk sambil tersenyum. Dia masih mengingat nya!
Ziel langsung memeluk tubuh nya yang bergetar ketakutan, oh tuhan! terimakasih banyak telah mempertemukan ku dengan sahabat ku yang sempat berpisah selama bertahun – tahun
"Gue ga nyangka kita bertemu lagi" ujar Dynia kembali menangis dipelukan Ziel
Dynia adalah sahabat lama nya yang sempat berpisah beberapa tahun karena masalah keluarga yang membuat jarak menjadi penghalang mereka, komunikasi pun tak ada karena disaat itu mereka belum mengetahui kecanggihan teknologi komunikasi.
Ziel melepaskan pelukan nya, mengusap kedua air mata sahabat nya, "tidak usah menangis, ingat kalau kita itu inseparable!"
Dynia itu mengerutkan kening nya, "inseparable ? apa itu inseparable ?"
"itu artinya tidak terpisahkan" jawab Ziel tersenyum