[VSOO Lokal]
Warning 18+
Kisah ini berawal dari gadis bernama Zava Miafina Firmawati tengah kesulitan karena ban sepeda motornya bocor. Briga Izha Akbar, pria yang sedari awal memperhatikan Zava itu menawarkan pertolongan.
Semua berjalan begitu saj...
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
⚠️Trigger Warning⚠️
Saat pintu sudah terbuka tumbuhnya didekap erat. "Mau kabur huh?!" Pria itu menutup pintu kembali. Membanting tubuh kekasihnya ke lantai. Melayangkan tamparan lagi di kedua pipi gadis itu, meninggalkan jejak merah disudut bibirnya.
"Tolong ... jangan seperti ini ... kenapa kamu berubah? Kenapa ...?" Suaranya teramat lirih memohon dengan lemah. Merasakan sakit di sekujur tubuhnya.
Berdecak kesal, pria itu menarik kencang surai kekasihnya. "Ini semua salah kamu! Selalu menguji kesabaranku, sialan! Sayang sekali aku sudah muak melihatmu seperti ini!" Pria itu menggeram dan menghentakkan kepala kekasihnya hingga membentur tembok. Lalu, pergi begitu saja meninggalkan tubuh ringkih seorang gadis dengan luka baru di kepalanya.
***
"Sudah Mas. Ada lagi?" tanya Zava
Briga menatap mata Zava. "Kamu," jawabnya.
"Aku mau bawa kamu ke keluarga saya," lanjutnya.
Zava memutar bola matanya jengah. "Mas jangan mulai!" ucap pelan namun penuh penekanan.
"Saya serius!"
"Saya anggap Mas sudah tidak butuh apa-apa lagi. Ini!" Zava menyerahkan keranjang kepada Briga. Lalu, beranjak pergi meninggalkan pria itu.
"Mba ini dari Mas yang tadi," Putra menghampirinya ke dapur dan memberi kertas kecil kepada Zava. Gadis itu menerimanya dan menggumamkan terima kasih.
"Akan saya wujudkan perkataan tadi."
Itu isi dari kertas kecil yang ditulis oleh Briga sendiri.
Tangan Zava gemetar, entah apa yang membuatnya seperti itu? Ia meremas kertas tersebut lalu membuangnya ke tong sampah.
24-09-24
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.