Prolog

43 4 0
                                        


"Ti-tidak mungkin... itu kamu!" seru lelaki itu dengan wajah memucat. Tubuhnya bergetar hebat, seolah tidak percaya dengan sosok yang kini berdiri di hadapannya.

Gadis itu hanya tersenyum tipis. Tatapannya dingin, tanpa sedikit pun menunjukkan emosi.

"Ya. Aku memang masih hidup."

"Tidak... itu mustahil." Lelaki itu menggeleng pelan. "Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri. Hari itu... kamu seharusnya sudah mati."

"Benarkah?" gadis itu terkekeh lirih. "Kalau begitu, anggap saja aku adalah mimpi buruk yang kembali untuk menghantuimu."

Lelaki itu mundur beberapa langkah. Napasnya memburu, sementara rasa takut perlahan menguasai dirinya.

"Ba-bagaimana... bagaimana kamu bisa selamat?"

Gadis itu memiringkan kepalanya, lalu menyunggingkan senyum yang sarat akan kebencian.

"Welcome to my game." Ia berhenti sejenak, menatap lelaki itu tanpa berkedip. "This time... I'll make you pay for everything you've done."

Usai mengucapkan kalimat itu, gadis tersebut melangkah mundur perlahan. Senyumnya semakin lebar hingga sosoknya perlahan menghilang ke dalam kegelapan...

_______

Bagaimana? tertarik?

I'm Back 『SLOW UP』Stories to obsess over. Discover now