Di keheningan malam yang sunyi tanpa ada suara seorang pun selain hanya suara kendaran yang berlalu lalang, terlihat sebuah motor melaju dengan kecepatan tinggi dengan dikendarai seseorang yang bernama Agathya.
Di raut wajahnya terlihat jika dia memiliki beban pikiran, ia terlihat kesal akan sesuatu, saat tengah melajukan motornya dia pun sampai di sebuah jembatan yang di bawah jembtan tersebut ada sebuah sungai.
Agathya pun melirik ke tepi jembatan tersebut dan menghentikan motornya tepat di tepi jembatan itu. Agathya pun turun dari motornya dan menuju ke tepi jembatan itu dan meliht ke bawah jembatn tersbut, disana ia terlihat sedang menangis.
Drrttt
Ddrrrtttt
Suara nada dering handphone membuat ia fokus untuk menjawab panggilan tersebut, ia pun menghpus air mtanya dengan Telapak tangannya.
"Ada apa?"ucap agathya dengan nada lesu.
"Ini udah hampir jam sepuluh malam, kenapa lo belum pulang!"jawab elana dari seberang telepon
Elana dan agathya adalah sepasang suami istri dan baru menikah selama lebih 1 tahun, umur mereka berdua masih terbilang cukup muda yaitu 19 Thun.
"Kenapa? Apa kamu mengkhwatirkanku?"tanya agathya berharap.
"Jgn mimpi! gue nanya keberadaan Lo karena reyza rewel banget dari tadi dan gue udah ngantuk banget, gue pengen lo segera pulang buat jaga dia"jawab elana dengan nada cetus.
Mereka berdua mempunyai seorang anak yang bernama Muhammad reyza yang Baru berumur empat bulan.
"ela aku ingin menanyakn sesuatu padamu sebelum kamu menutup telepon ini"ucap agathya.
"Apa?"tanya elana membuatny membuatny penasran.
"Apa kamu masih belum bisa mencintaiku, setelah semua yang aku lakukan padamu"ucap agathya berharap elana akan menjawab tidak seperti yang ia pikirkan.
Elana terdiam sejenak tanpa sepatah kata dan baru mengeluarkan suara setelah beberapa saat.
"Lo ngomong apaan sih! Kamu mabuk yah? Bukankah sudah jelas bahwa jawabanku adalah tidak, kenapa kamu masih menanyakan hal yang sudah kamu ketahui jawabannya?"jawab elana mulai marah.
"Ela!"ucap agathya mulai menangis"apakah aku harus mati agar kmu mencintaiku, kenapa perasaanmu tidak berubah sedikit pun padaku, harus dengan cara apa supaya peraasaanmu dapat berubah padaku"
"Lo ngomong apaan sih dari tadi, gak jelas banget! Lo gak usah ngomong apa lagi, sekarang pulang!"ucap elana marah
"Ela dengerin aku dulu, biarin gue bicara, elana aku sangat mencintaimu, maafin gue atas kesalahan yang udah aku perbuat padamu, maaf krena gue terus meminta agar kmu mencintaiku, maaf karena gue selalu meminta perhatian padamu, ela...sekali lagi aku mintaaa maaaf padamu, aku....aku gak sanggup, sekali lagi aku sangaat meminta maaf padamu ela"ucap agathya dengan tulus dan membiarkan air matany mengalir dengan deras setelah Selama ini ia selalu menahan air mstany agar tidak jatuh.
Begitu mendengar kata-kata tersebut membuat elana terkejut karena Baru pertama kli ini dia mendengar agathya menangis setelah sekian lama.
"Stop ngomong kek gitu! Lo kan dari dulu udah tahu klo gue gak bakalan bisa mencintai lo, pokoknya sekarang kamu pulang! Gue gak mau tahu"sahut elana dengan marah-marah.
"Ela...langit malam ini sungguh indah, ditaburi bintang-bintang yang berkelap-kelip, ela..semoga kamu bahagia ya, aku titip reyza, jaga dia baik-baik aku terima jika kmu tidak mau menyayangiku tapi reyza itu anak kita tolong sayangi dia dan...gue minta maaf"ucap agathya kemudian langsung menutup panggilan tersebut.
Begitu agathya menutup panggilan tersebut dia pun menjatuhkan benda pipih itu ke jalan dan mulai menatap kembali sungai yang mengalir itu dan.
Byuurr!!!
Agathya menjatuhkan tubuhnya ke bawah jembatan itu yang artinya ia pun jatuh kesungai Dan tdak melakukan perlawanan dengan arus air, ia mlah membiarkan tubuhnya tubuhnya jatuh begitu saja menghempas dasar air.
"Ela...semarah itu kah kamu denganku, aku sudah mencoba agar sebaik mungkin tapi kemarahanmu belum juga dapat mereda, ela...gue harap dengan kepegian gue ini lo dapat bahagia dan gue berdoa agar lo dapat pasangan yang lo cintai begitu juga dengannya"batin agathya, ia pun perlahan menutup matanya tubuhnya yang sudah semakin ke bawah kini tidak kelihtan lagi di tutup oleh kegelapan yang ada di sungai.
YOU ARE READING
your mine
Romance"Kapankah penderitaan ini akan berakhir"pikir agathya seorang anak lelaki yang tidak di hiraukan oleh keluarganya dan kehidupan yang selalu becanda dengannya, Namun kepindahannya ke jakarta membuat ia bertemu dengan seorang wanita yang akhirnya menj...
