We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Prolog

43 4 0
                                        

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Happy Reading 📖

"Bentuk kesabaran yang paling sulit adalah kemampuanmu untuk bertahan dalam situasi yang tidak kamu inginkan."
(Gus Baha)

***

Di ruangan ICU seseorang tergeletak di atas bed patient dengan alat alat yang menempel di sekujur tubuh seseorang itu, dan bunyi alat elektrokardiograf yang membuat orang was was.

"Ay.. kamu kuat yah? Kamu harus kuat yah? Mas belum penuhi kewajiban ku ke kamu hiks, kita berjuang sama-sama. Mas mohon"ucap Fayez dengan tubuh yang gemetar serta isak tangisnya.

"Mas.. Ayza sudah ga kuat, tubuh Ayza sakit semua. Ayza titip Mami Papi ke mas, to-tolong jagain dan rawat mereka. Ayza minta maaf kalau selama ini Ayza ga becus dari istri, kewajiban mas sudah mas terpenuhi, Terimakasih udah sayang sama cinta sama Ayza. Ayza sayang dan cinta juga sama mamas, Kalau Ayza sudah meninggal mas boleh nikah sama perempuan yang terbaik dan mas cintai."

"GAK GAK! Kamu yang terbaik dan perempuan yang mas cintai,
Mas akan tetap di prinsip mas, kamu ingatkan ay?
Hanya satu orang untuk seumur hidup, Ay pliss.. perempuan mas kuat! Fayza! Hanya Fayza perempuan mas satu satu nya!"bantah Fayez dengan tangisan.

"Maaf mas, Ayza ga kuat"
"Ana Uhibbuka fillah momosh.."

Tiiiittt......

Alat elektrokardiograf berhenti berbunyi, yang artinya detak jantung juga berhenti berdetak.

"DOKTER!"

***

"Bisakah kau berjanji tidak pernah meninggalkanku sampai akhir hayat kita?"
-Fayza Fachira-

"Maaf, aku tidak bisa berjanji. Karena jika aku berjanji dan tidak bisa menepatinya, sama saja aku telah gagal sebagai Imam mu. Tapi aku bisa berjanji akan selalu menjagamu lewat sikap dan do'a yang ku langitkan tiap sujud sholat ku."
-Fayez Fernando Syabil-

***

Hey, Baru mulai udah sad aduh gmn sih?
Gpp, ini kan bru awalnya bkn pertengahan nya wkwk

Bidadari Untuk Fayez Stories to obsess over. Discover now