Hai prend, makasih udah mau baca cerita aku.
Btw ini cerita pertama aku hihihi😁😁
Tampa berlama-lama lagi langsung aja...
Selamat membaca
Clara usia 10 tahun
''DASAR PEMBUNUH'' teriak pria paruh baya itu.
''BUKAN AKU YANG BUNUH MAMA PAH'' teriak kembali gadis dengan luka di sekujur tubuhnya.
''BERANI SEKALI KAU TERIAK KEPADAKU ANAK SIALAN'' pria itu langsung menarik kepala anaknya lalu membenturkannya ke dinding dengan keras.
BUGH...
BUGH...
BUGH..
''KAU MEMBUAT ISTRIKU PERGI MENINGGALKAN KU SIALAN''
PLAK...
PLAK...
PLAK..
Pria itu terus menampar pipi Clara berulang kali.
Yah..anak dan ayah itu adalah clara dan giovano ayahnya..
............
Clara berusia 13 tahun
''pah, Tante sama anak itu siapa?''.tunjuk Clara pada wanita di belakang ayahnya dan anak di samping wanita itu.
''BERANINYA KAU MENUNJUK KE ISTRI DAN ANAKKU SIALAN!!!''.murka ayah Clara sembari menarik rambut Clara.
Deg...
Dunianya terasa hancur saat mendengar perkataann ayahnya tadi.
''m-maksud papa''.ucap Clara dengan mata yang mulai berkaca-kaca
Mata indah Clara berpindah yang tadi melihat ayahnya sekarang melihat kepada kedua ibu dan anak itu.
''halo sayang, perkenalkan namaku NIRMALA,aku akan menjadi ibu sambung mu'' ucap Nirmala dengan suara yang di lembut-lembutkan seperti pantat sapi,seraya tersenyum semanis-manis mungkin.
''dan dia akan menjadi kakak sambungmu, namanya NAURA, semoga kalian bisa akur ya'' ucap kembali Nirmala, jangan lupa dengan suara yang di lembut-lembutkan.
''sayang,ayo sapa adikmu''suruh Nirmala kepada Naura.
''hai nama aku naura,aku bakalan jadi kakak kamu'' ujar Naura dengan senyum yang di paksakan.
hanya diam mulutnya terasa terkunci dan hatinya yang serasa di tusuk ribuan pisau.
''Kenapa kau hanya diam saja Clara apa kau tidak mendengar ibu dan kakakmu menyapa mu'' ujar ayah Naura dengan tatapan yang tajam.
''AKU GAK MAU PAH, AKU GAK PERNAH NGIJININ PAPA UNTUK NIKAH LAGI'' teriak Clara dengan air mata yang mulai menetes.
''KAU PIKIR KAU SIAPA, SAMPAI AKU HARUS MEMINTA IJIN PADAMU'' teriak ayah Clara,sembari menunjuk wajahnya.
''AKU ANAK PAPA''teriak Clara histeris.
''KAU BUKAN ANAKKU SIALAN!!'' Teriak murka ayah Clara.
Giovano menarik kasar rambut panjang Clara,lalu menampar pipi mulus gadis kecil itu.
PLAK..
PLAK..
PLAK..
PLAK...
dengan kasar giovano menari kepala anak nya untuk menghadap ke arah wajahnya.
''dengar ini baik-baik sialan,jika kau berani mengusik anak dan istriku kau tak akan ku maaf kan'' ujar ayah Clara.
Giovano langsung menghempaskan kepala Clara ke lantai.air mata Clara tak dapat ia bendung lagi dia menangis dalam diam.
Giovano berbalik bedan menghadap Nirmala dan Naura,lalu berucap.''ayo sayang,kau pasti lelah'' ujarnya dengan suara yang lembut seraya tersenyum tulus.
Nirmala mengangguk seraya tersenyum manis.''ayo Naura kita ke kamar'' ujarnya lalu melewati Clara begitu saja.
''mama diluan saja,aku akan menyusul nanti''ujar Naura seraya tersenyum panuh arti.
Nirmala yang mengerti dengan senyum anak nya langsung mengangguk seraya tersenyum devil.
Disaat Nirmala sudah pergi ia langsung berjalan dengan angkuh menuju kehadapan Clara.
Naura berjongkok untuk mensejajarkan tubuhnya dengan Clara,lalu berucap''selamat menikmati neraka dunia clara'' ujarnya penuh penekanan.
Lalu Naura meninggalkan Clara,yang bingung dengan ucapan Clara.
................
Clara berusia 14 tahun
''BERANINYA KAU MEMUKUL ANAKKU SIALAN'' teriak giovano kepada Clara.
''a-aku ngak pernah pukul Naura pah'' ujar Clara sembari terisak kecil.
''PEMBOHONG''
PLAK....
.............
Clara berusia 15 tahun
''lo harus jadi pacar gue, sebagai balas Budi karna gue udah nyelametin lo dari pencopet'' ujar Erlangga datar.
''m-makasih ka udah nyelametin aku, tapi a-aku ngak bisa jadi pacar ka Erlangga'' ujar Clara dengan terbata-bata sembari menunduk.
''gue ngak peduli'' tekan Erlangga.
''i-iya ka''
...........
Gimana bagus gak,sorry ye kalau jelek soalnya masih pemula hehehe😁😁
YOU ARE READING
Clara Asyifa
General FictionClara asyifa Adhiyaksa, seorang gadis cantik yang awalnya hidup bahagia berubah menjadi neraka semenjak ibunya meninggal karena sebuah tragedi. Semenjak ibunya meninggal, ayah Clara yang dulu sifatnya sangat manis berubah menjadi kasar. Ayah Clara...
