Prolog

6 0 0
                                        

" Akcaaaaaaaaaaaa "

Seorang anak perempuan berlarian menuju rumah seseorang yang dipanggiilnya

" Akcaaaa main sama angka ayok, angka bocen nih "

" Hoooaaaaaammmm, apasih ka, masih pagi juga "

Anak laki - laki bernama aksara itu keluar dengan rambut yang berantakan, khas orang bangun tidur.

" Yaaahhh, kok akca baru bangun ciiihh, pergi mandi ca, habis itu main sama angka di taman komplek, angka takut main sendirian "

Karena melihat penampilan temannya yang sudah rapi dan tidak tega untuk menolak ajakan tersebut akhirnya aksara bersiap - siap untuk bermain di taman komplek rumahnya.

" Akca, akca "

" Nama gue aksa ka, bukan akca "

" Angka kan gk bica ngomong akca "

" Terserah deh "

" Akca, main lomba lari ayo, siapa yang nyampe taman duluan dia menang "

" Enggak ka, gue capek "

" Yaaaaahhh, akca pelit "

Melihat wajah murung perempuan disebelahnya itu membuat dirinya tertawa, bagaimana tidak, dengan wajah cantik dan pipi tembamnya itu, angka terlihat lucu sekali.

" Siapa cepat dia menang, lariiiiiiiiiii "

" Iiiihhhhh akca curang, tunggu angka, caaaa "

Tapi angka memang kalah cepat dengan aksa yang curang, aksa tiba lebih dahulu di taman komplek itu. Selang beberapa menit kemudian, angka meneriaki aksa

" Akcaaaaaaaa, angka gk bisa nyebrang "

" Nyebrang aja ka, sepi kok "

Memang keadaan sekitar sana sepi, akhirnya angka memberanikan diri, tapi takdir mengenaskan terjadi, saat angka sudah sangat yakin dan saat aksa menunggu angka untuk menyebrang, saat itulah mobil dengan kecepatan tinggi melaju ke arah angka kecil, angka tidak bisa menghindar dan naasnya dia tertabrak

Braaakkkkk

Darah bercucuran keluar dari kepala angka

" Angkaaaaaaaaaaa "

<><><><><>

Haiiiii ini cerita pertama aku looo!!!
Semoga kalian suka yaaaa
Salam hangat dari penulis

ConnectedWhere stories live. Discover now