1 (penampilan algaska)

1K 17 0
                                        

"mau makan apa nih?" Ucap Vigo dengan mata yang mengarah keseluruhan temanya termasuk Genta
"Aapn aja daah, ngikut Bae kita mah" jawab Edward
"Kaga-kaga, gua bakso ya" serempet aden
"DIHH woy, bunganya goceng ya lu pada"
"Dih ANJING, WOY MAHAL BANGET BANGSATT!! 2 ribu dah" pekik Edward tidak terima
"KAGAA!! NGGAK ADA NEGO, bukan jualan, cepet kalau mau gua ambilin"
"Vigo bangsat, mau jadi rentenir dia sekarang, yaudah sana ambilin"

"Eh eh ada Genta"
"Sumpah tadi penampilan mereka keren-keren banget"
"Apalagi Genta pas nyanyi akh, rambutnya lepek² gitu"
"Gila ganteng banget Gila, di luar nalar"
"Rahim gua anget WOYY ngeliat Genta terus"
"Aduh perkosa aku donk gantengg"

Ucap wanita² tersebut saat satu kantin bersama Genta, sedangkan Genta sama sekali tidak menggubrisnya, ia sudah sangat sering mendapatkan pujaan² atau kata² seperti itu, ia hanya sibuk menyeruput mie rebus yang sudah di pesan Vigo barusan.

Flash back on

Hari ini anak² kampus ***** sedang mengadakan kegiatan yang di ikuti beberapa jurusan tertentu, namun siapa saja boleh melihatnya, kegiatan tersebut di adakan di belakang sekolah.

Seperti biasanya Genta dan teman²nya pasti akan ikut serta dalam mengisi kegiatan tersebut, bisa di bilang walaupun Genta dan teman²nya nakal mereka cukup aktif jika ada kegiatan² seperti ini.

Genta dan lain²nya mereka memiliki Genk motor yang disebut ALGASKA, Aura yang di milik Genta mampu memimpin genk motor ALGASKA hingga keluar kota, riuk ricuh yang terjati selama ini Genta pasti akan bisa menanganinya, dengan perawakan bak dewa pembunuh, matanya bagai elang yang selalu mengintai, siapa saja yang melihatnya pasti akan bergidik ngeri.

°
"Woy woy algaska woy"
"AKHHhh gentaa"
"Gilaa ganteng bangett"
"Vigoooo"
"Adenn AA adenn"
Ricuh para penonton wanita saat mereka naik ke atas panggung

"Makasih makasih makasih" Aden yang selalu bersikap narsi, memberikan flying kiss saat mereka terus bersorak, ia juga memutarkan tanganya untuk menyentuh tangan² beberapa wanita yang ingin disentuh anak² algaska terutama sosok Genta.

"Wuhhh wuhhh" sorak beberapa wanita tidak terima karena Aden yang meladeninya

Drumm drumm drumm
One, two, three, four!
I want you (I want you)
I need you (I need you)
I Love You (I love you)
Genta membawakan lirik pertama dengan tangan yang terus menggores senar gitar, suara merdu, Alus, dan deep voicenga mampu menggeparkan dan membuat ricuh para penonton dibawah sana terutama para perempuan.

"Aaaaaa keren banget"
"ALGASKA GAK ADA OBATT!!!"
"GENTAAAAAAA"

Di dalam benakku
Keras berbunyi irama MUSIC
Heavy rotation

Lirik per lirik terus dilanjutkan oleh mereka, yang membuat masing² dari mereka semakin antusias membawakannya

Seperti popcorn yang meletup-letup
Kata-kata "suka" menari-nari
Wajahmu suaramu selalu kuingat
Membuatku menjadi tergila-gila
Oh senangnya miliki perasaan ini
Ku sangat merasa beruntung

I want you (I want you)
I need you (I need you)
I love you (I love you)
Di lubuk hatiku
Rasa sayang yang terus menerus meluap
Heavy rotation
Heavy rotation

Flash back off

"Nanti malem party yuu"
"Gass Aink mahh, ngan nuturkeun Bae"
"Mantap lah hayo, ya kan" ucap Vigo menyenggol Genta yang langsung dia jawab anggukan persetujuan genta
"OOKEY jam 10 dah sampe, AWASS LU YAA ANJING NIH SI ADEN SUKA KAYA TAI, TELAT MULU!! BANGSATTTT"
"Iya iya aa pego, ampun ainknya jangan di apa² in, aink belum nikah nih"

•••••
Brubugh brubgh
Bugh brugh

"Mulai dah mulai dah mulai" semua siswa menoleh ke arah Soka yang tiba² saja terjatuh dari bangkunya dengan meja yang ikut menimpanya.

"Bukanya di tolongin"
"HIKSSSSS HIKSS HIKSSSS JAHAT!!"

Alih² meladenkanya, justru mereka semua menatap sinis ke arah Soka secara serempak dan bersamaan, Soka yang merasa ternistakanpun ia menambah kesan dramatis pada dirinya dan memperkencang isakan menyedihkannnya, arkana yang melihat soka seperti itu tanpa aba² menggendong tubunya untuk meletaknya kembali di atas bangkunya, ia mengusap² seluruh bagian pada tubuh Soka, ia juga merapihkan rambutnya yang kini terlihat berantakan.

Se isi kelas sudah biasa melihat tingkah Arkana dan Soka seperti ini

"Huffff huff, mana mana yang sakit?"
Soka menggeleng kencang saat Arkana menatapnya guna memastikan dirinya
"Sekarang diem jangan petakilan, jam pelajaran udah mau mulai"
"Biarin ajaa aiehhh"

Arkana temen kecil Soka yang sudah di anggap Abangnya sendiri, Arkana yang sudah terbiasa oleh tingkah Soka sudah sangat pandai bagaimana harus menangani Soka.

"Guru²"
"Shut shut, diem²"

Bughhhh Brubugh brubgh
"SOKAAAAAAAA!!!!!!" Semua secara serempak berteriak memanggil Soka tanpa menoleh ke arahnya, karna lagi² Soka terjatuh dari bangkunya, siapa lagi yang sering terjatuh dari bangkunya? Kalau bukan Soka.

Sang pembuat ulahpun hanya cengengesan melihat ke arah gurunya dan seluruh temen² sekelasnya

°
"Awwww" Soka menabrak seseorang ketika dirinya sedang membawa setumpuk buku² tebal

"Aduh aduh maaf" soka berjongkok untuk mengambil kembali selurus tumpukan buku yang terjatuh

Ia kembali berdiri dan segera menyampaikan ucapan maafnya kembali

"Matanya di taruh dimana?"

Soka seketika tak berkutik, tubuhnya tak bisa bergerak sedikitpun, hatinya secara tiba² seakan di tarik oleh magnet milik Genta yang berada di hatinya untuk saling mengikat, mata Soka terus menatap wajah genta tanpa henti, memujanya secara terus menerus dalam fikirannya.

"Kaaa, Kaka ganteng banget" Kara melontarkan kata² nyeleneh secara tiba² setelah sadar dari lamunanya

"Kaa, Kaka" Soka terus mengintili Genta tanpa ragu

"Kaaa, mau jadi pacar Soka nggak"
"Ihh kaaa"
"Kaka sih ganteng banget"
"Kakkk!"
"Aihh ka jangan gini donk, aku makin kelepek-klepek nih" aneh Genta tidak menyoleknya sedikitpun, ia semakin menyukainya?
"Lari keliling lapangan, sambil teriakin kalau lu tuh suka sama gua, sampai jam Israhat lu selesai"

"Okey" dengan pasti soka menjawab tantangan genta, dan meletakan asal buku di genggamnya, ia berlari menuju lapangan dan mulai melakukan aksi bodohnya

Pasti semua wanita pun akan melakukannya, bahkan jika genta menginginkan keperawanannyapun, mereka akan memberikannya untuk sosok Genta dengan cuma².

Genta meninggalkan kara yang mulai melakukan aksi bodohnya saat ini

°
"SAYA SUKA KAAA GANTENG"
"KAKa GANTENGGGGGG! PAKE BANGETTTTTTTT"
"KAKA GANTENGG"
"KAA MAU NGGAK JADI PACAR AKU" Soka terus teriak menyebut-nyebut ketampanan genta secara berulang-ulang, dengan antusia dan semangat, mengulangi kata yang sama secara terus menerus

Seluruh murid yang melihat soka, menatap aneh dan tiba² dibuat berfikir kritis.

Kalau membuat tingkah yang aneh² dan mempermalukan dirinya sendiri, mungkin sudah mereka sering lihat bahkan seluruh angkatanpun pernah melihat Soka seperti ini namun dalam konteks yang berbeda bukan seperti saat ini.

"KAKAKKA HUHUUUU KAKA GANTENG BANGETTTT"
"KAKAKAK GANTENG"
"MAU JADI PACAR AKUU NGAKK" ia terus berteriak sambil berlari santai dengan tangan yang dibuat berbentuk toak di depan mulutnya

Soka itu cantik, pinter, tapi sifat kekanak-kanakan, prik, dan semua sifat yang gak jelas pasti ada di Soka, aneh atau unik itu sesuai mereka sendiri bagaimana ia melihatnya

___
Udah ya segitu dulu? Cerita ini akan di buat seseru mungkin, jadi jangan cepat-cepat bosen oke

Thanks yang sudah mau mampir, jangan lupa vote dan follownya supaya tidak menambah populasi reader silent

Masukin ke daftar bacaan juga biar nggak ketinggalan updateny

See u ><

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Dec 12, 2022 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

GentaWhere stories live. Discover now