HAPPY READING!
Di sebuah mansion terlihat sepasang ayah dan anak sedang mengobrol di ruang keluarga setelah menyelesaikan makan malam
"Vanya" panggil sang ayah pada anaknya yang sedang menonton siaran televisi
"Iya ayah " jawab vanya seraya menoleh kearah sang ayah
"Ayah mau ngomong sesuatu"lanjut sang ayah
"Ngomong aja yah vanya dengerin kok "balas nya kembali memandang siaran televisi
" Vanya, Ayah bakal jodohin kamu sama anak temen ayah"ucap ayah vanya
"APA.."kaget vanya dan langsung mengalihkan pandangannya ke arah sang ayah
"Apa maksud ayah,ayah mau jodohin vanya,ayah udah nggak sayang lagi sama vanya"tanya vanya beruntun
"Bukan gitu maksud ayah sayang ayah sayang banget sama kamu ayah cuman mau yang terbaik buat kamu" jawab sang ayah
"Jadi maksud ayah dengan ayah jodohin vanya itu yang terbaik gitu,vanya nggak mau yah vanya nggak kenal sama dia vanya juga nggak mau ninggalin ayah "
"Bukan begitu nak ayah cuman mau ada orang yang bisa melindungi dan membahagiakan kamu selain ayah,umur ayah juga udah nggak muda lagi seperti dulu "
"Vanya tetep nggak mau yah lagian vanya bisa jaga diri sendiri ayah nggak usah khawatir"
"Iya ayah juga tau kamu bisa jaga diri tapi sekuat kuatnya perempuan itu juga membutuh kan sosok laki laki sebagai pelindungnya,ayah mohon sekali ini aja tolong turuti permintaan ayah selama ini ayah nggak pernah minta apapun sama kamu dan selalu dukung apapun mau kamu,jadi untung sekarang ayah mohon kamu terima perjodohan ini ya,ini juga permintaan terakhir ibu kamu "
"Maksud ayah permintaan terakhir ibu apa "tanya vanya
"Jadi begini nak sebelum ibu kamu meninggal ibu kamu pernah bilang sama ayah kalau kamu udah dewasa ibu kamu ingin menikahkan kamu sama anak sahabatnya dan sahabat ibu kamu itu temen ayah juga,jadi terima ya nak "
"Huff...,vanya pikir pikir dulu yah karena ini bukan keputusan yang gampang buat vanya"ucapnya
"Baiklah ayah tunggu jawaban kamu besok pagi ,sekarang kamu istirahat udah malem ayah juga mau ke kamar" jawab ayah vanya
"Ok,vanya kekamar dulu yah...Cupp "ucap vanya memberikan satu kecupan di pipi sang ayah yang sudah menjadi kebiasaannya dan melenggang pergi disusul sang ayah
Di kamar Vanya
"Gue harus gimana gue nggak mau nikah tapi gue juga nggak mau ngecewain ayah dan ibu"monolog vanya dengan frustasi
"Au ah,dari pada pusing mending gue tidur biarain gue pikirin jawabannya besok " ucap vanya dan segera merebahkan tubuhnya ditempat tidur
Di lain tempat
"Kuharap keputusan kita nggak salah sayang dan bisa buat putri kita bahagia " monolog pria paruh baya sambil memegang figura yang berisi fotonya istri dan anaknya
"Aku juga nggak tau berapa lama lagi aku akan bertahan dengan penyakit yang terus menggerogoti tubuh ini,kuharap aku bisa bertemu denganmu saat putri kita sudah menemui kebahagiaannya "lanjutnya
"Aku cinta kamu dan anak kita " ucapnya meletakkan kembali figura itu di meja yang berada di samping tempat tidurnya dan bergegas tidur sambil menunggu keputusan putrinya
**Hai guys maaf ya kalau ceritanya jelek soal nya author nya masih dalam proses belajar mohon di maklumi ya 🙏.
**JANGAN LUPA LIKE,VOTE,DAN KOMEN BUAT DUKUNG AUTHOR NYA YA
bay bay sampai ketemu di part selanjutnya ya salam kenal dari author ya😊🙏🙏****
KAMU SEDANG MEMBACA
MY WIFE'S SECRET
Cerita PendekZOVANYA ADINATA adalah gadis ceria,sopan dan lugu Setidaknya itulah tanggapan orang orang disekitarnya,namun siapa yang mengira bahwa gadis itu memiliki rahasia besar yang bahkan Ayahnya saja tidak mengetahuinya ANGGARA PRATAMA pria dengan sejuta p...
