Aku

10 3 0
                                        

Bryan. Nama yang singkat namun indah. Sayangnya kehidupannya tak seindah kisah hidupnya. Ia hanya anak yatim piatu di sebuah panti asuhan pinggir kota. Tak jelas asal usulnya. Ia dibuang di dalam sebuah kardus. Yang didalamnya terselip kertas bertulisakan namanya, BRYAN!. Hidup sendiri tanpa kehadiran orang tua telah membuatnya mandiri. Berdiri dengan kaki tangannya sendiri. Bryan kecil hanyalah anak kecil yang tak berdaya. Namun waktu telah mengubah segalanya. Ia berhasil memperjuangkan hidupnya. Masa depannya cerah sebagai salah satu pengusaha muda yang sukses. Karirnya melejit. Akan tetapi masalah hatinya amatlah sulit. Cintanya bertepuk sebelah tangan dari seseorang yang bernama Shafira


* * *

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

* * *

Bran memutar ponsel pintarnya yang tergelak di atas meja kerjanya.

"Di telfon apa gak ya ?. Ntar kalau di tolak lagi gimana,dong ?". Timbang Bryan dalam hati.

Setelah sepersekian detik ia pun memutuskan untuk menelfon 'seseorang'.

"Halo, Fir. Selamat siang. Kamu lagi...".

"Maaf saya sedang sibuk. Jika tidak ada hal penting yang ingin di sampaikan silahkan hubungi saya selepas pulang kerja nanti". Potong Fira dari seberang sana.

"Oh, oke. Maaaf ya saya ganggu ka..".

Tut!!

Lagi lagi perkataan Bryan selalu di potongnya. Bryan hanya bisa menghela nafas panjang setelahnya. 

"Susah ya Fir mendapatkan hatimu". Bryan menyandarkan punggungnya pada kursi kerjanya sembari menatap langit langit ruang kerjanya. "Apa usaha saya selama ini kurang untuk mendapatkan kamu ?". Oceh Bryan tak ada yang menanggapi. Di usapnya wajah tampannya kasar.

Shafira. Wanita yang sangat Bryan kagumi sedari masa kuliah dulu. Entah apa yang membuatnya terus bertahan untuk mencintai Fira. Berulang kali Bryan menyatakan perasaanya  dan berulang kali juga Fira menolaknya baik secara terang terangan maupun dengan sindiran. Apa sebab Fira menolaknya. Jika dilihat dari pekerjaan ia sangatlah mapan sebagai seorang direktur perusahaan tekstil di daerah Semarang. Dari segi penampilan [un ia juga tak terlalu buruk. Dengan alisnya yang tebal, mata tajam bak elang, hidung mancung, serta senyumnya yang amat begitu menawan. Yang mampu membuat wanita mana saja bertekuk lutut. Tapi nyatanya di hati Bryan hanya ada satu nama, Shafira.

* * *

"Assalamualaikum, bu. Bryan pulang". Ucap Bryan.

Dilangkahkan kakinya memasuki rumah joglo yang merupakan sebuah panti asuhan tempat dimana dahulu Bryan dibesarkan.

"Waalaikumsalam, nak". Jawab Bu Arum. Dipeluknya anak asuhnya itu. "Kamu apa kabar, nak ?. Ibu pangling lho lihat kamu. Makin ganteng saja". Puji Bu Arum.

Bryan tersenyum mendengarnya. Bu Arum saja mengakui ketampanannya. Mengapa Fira menolaknya mentah mentah. Rasanya otak Bryan mau meledak saja sedari kemarin hanya memikirkan Fira!. Padahal niatnya pergi berakhir pekan ke tempat 'ibunya' adalah untuk mengistirahatkan otaknya dari kesibukan dunia kerjanya dan juga untuk melupakan Fira sejenak. 

"Bryan baik kok, bu. Ibu sendiri apa kabar ?"

"Alhamdulillah ibu baik"

"Oh iya, bu. Kiriman Bryan kemarin buat adik adik sudah sampaikan ?".

"Sudah, nak. Adik adikmu senang sekali. Terlalu banyak malah menurut ibu">

"Enggak kok, bu. Hitung hitung saja Bryan lagi kebanyakan uang, jadi harus di shadaqah-kan"

"Iya, nak. Sekali lagi ibu mengucapkan banyak terima kasih, ya".

"Sama sama, Bu".

"Ya sudah, ayo kebelakang. Adik adikmu pasti sangat merindukan kamu".

Bu Arum membawa Bryan menuju rumah bagian belakang. Senyumnya merekah semenjak kedatangan Bryan. Namun ternyata ada suatu hal yang di sembunyikan oleh wanita paruh baya ini. Tiga hari yang lalu, seorang laki laki berumur sekitar 70 tahun mengirim pesan padanya bahwa penyakitnya semakin hari semakin menggerogoti tubuhnya. Ia meminta pada Bu Arum untuk menjaga cucunya. Bryan!.

* * *

Hai gaisss !! balik lagi sama author gabutzzz... maap yhaa lama up cerita soalnya ada perihal yang membuatku gak bisa pegang laptop terusss.... yuk ramaikan lapak ini yaaaa.... jangan lupa VOTE sama COMMENT nya yhaaaa..... byee.....

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Dec 16, 2021 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Anta PermanaWhere stories live. Discover now