Di dalam rumah yang cukup mewah, menampakkan sepasang adik kakak yang sedang makan malam bersama. Satria seorang kakak laki-laki dari adik perempuan ny,Zeffani Asvika. Mereka tinggal berdua semenjak kedua orang tua nya meninggal karena kecelakaan 5 tahun yang lalu.
"Bang gue ke kamar dulu ya"Ucap Zee ketika selesai makan.
"hm"jawab Satria.
Zee merebahkan diri nya di kasur over size miliknya. Menatap langit-langit kamarnya dan mulai memejamkan mata.
DRTT...DRTTT...DRTT...
Ponsel Zee berbunyi,Zee membuka matanya dan mencari ponsel nya yang berada di atas kepalanya kemudian mengangkat telfonny
"halo"
"Hallo Zee,lo tugas biologi udah belum gue liat dong" ucap seseorang di sebrang sana
"Apa sih lo datang-datang nanyain tugas" kesal Zee
"Hehe,gue belum Zee,liat ya"
"Lo kan ada otak kenapa gak di pake buat mikir?"
" Gue udah berusaha gunain otak gue tapi,sama aja,gak bisa"
"gak guna banget sih lo jadi orang"kesal Zee.
Meisya Maharani,dia adalah sahabat Zee dari kecil sampai sekarang. Mereka selalu di anggap adik kakak karena sering menghabis kan waktu bersama dan kata orang-orang muka mereka mirip jadi ya banyak yang ngira mereka adik kakak padahl aslinya cuman sahabat.
"seterah lo zee,pokoknya gue liat ya"
"Besok di sekolah"
"Ok deh,gue tunggu di sekolah" ucap Mei dan memutuskan sambungan telfonnya
Zee mulai memejamkan matanya dan mulai tertidur.
Zee buru-buru keluar dari kamarnya,sekarang adalah hari senin,dimana hari senin itu di adakan nya upacara,siswa/i harus berada di sekaloh tepat sebelum jam 7. Kini jam sudah menunjukkan pukul 6.50 yang artinya 10 menit lagi Zee akan telat jadi Zee buru-buru keluar kamar dan mencari satria untuk mengantar kan nya ke sekolah.
"Bang"Panggil Zee
"Abang"
"Bang Satria!"kini Zee sedikit menaiki nada suaranya
"BANG S*T!!"teriak Zee dan yang di panggil pun keluar dari kamarnya.
"Apa sih lo,masih pagi ini jangan teriak-teriak"protes Satria.
"Ya lo gue panggil gak nyaut-nyaut"kesal Zee
"Udah mendingan sekarang anterin gue ke sekolah,gue udah telat nih"ucap Zee sambil melihat jam yang ada di pergelangan tangannya.
"iya udah ayo sekalian gue berangkat kuliah"balas satria.
Satria mengantarkan Zee ke sekolah menggunakan motor. Motor satria membelah jalanana dan mengendarai dengn kecepatan rata-rata,dan akhirnya sampai di depan sekolah Zee.
"Gue masuk ya bang"ucap Zee dan berlari menuju gerbang untung nya gerbang belum di tutup tapi tiba-tiba Satria memanggil Zee
"Apa lagi sih bang"kesal Zee karena 2 menit lagi gerbang akan di tutup.
"Kepala lo,lo mau masuk pake helm? Mau belajar apa ngojek?" tanya Satria. Zee segera membuka helm dan di berikan kepada Satrio.
"Sorry gue buru-buru,gue masuk dah"Jawab Zee sambil melambai ke arah Satrio,setelah melihat Zee masuk Satrio menyalakan motornya pergi dari sekolah Zee.
YOU ARE READING
ALVAND
Teen FictionZeffani Asvika adalah seorang gadis cantik,manis,imut dan lucu. Dia menyukai teman sekelasnya Alvand Rizza yang mempunyai sifat dingin dan cuek. Apa kah Zee akan mendapatkan Alva?
