Ulah Darrel🔫

62 5 0
                                        

"Darrel buku gue sini! Belom selesai ngerjainya!" Teriak seorang gadis yang bernama Kyara. Hari ini ia lupa mengerjakan tugas yang harus dikumpulkan pagi ini juga, dan sekarang ia malah harus menahan amarahnya karena ulah si cowok paling ganteng satu sekolah, katanya sih. Tapi menurut Kyara biasa saja, apalagi sifatnya yang menyebalkan membuat ia tidak peduli seberapa tampan mukanya kalau sifatnya jelek ya percuma saja.

Karena tidak menggubris teriakanya, Kyara pun memilih menghampiri tempat duduk Darrel yang tidak jauh darinya. Ia menjambak jambul Darrel yang katanya sudah seperti boyband korea.

"Sini nggak buku gue!"

Bukanya Darrel marah karena rambutnya dijambak, ia malah tersenyum jahil mematap Kyara "Cium dulu, baru gue kasih." Darrel menunjuk pipi kanannya sambil merem, bukanya mesum namun Darrel sangat suka sekali menjahili Kyara. Lucu saja menurutnya jika dia marah.

"Plak!" Kyara menampar pipi Darrel cukup keras. Kali ini ia tidak mau menghabiskan waktu dan tenaganya untuk bertengkar, selain masih pagi ia hari ini juga lupa belum sarapan. Tenaganya belum terkumpul jika untuk menonjoki Darrel.

"Ah cewek sialan!'' umpat Darrel dalam hati

"Gue denger! Bodo amat!'' ucap Kyara berbalik menatapnya sambil berkacak pinggang.

Darrel hanya melongo sambil memegangi pipinya lalu bergumam "kok tau sih?"

***

"Lo makan sambel kaya gitu nggak panas apa tenggorokan lo?" Ucap Tasya heran melihat temanya yang satu ini sangat gila pedas. Satu mangkok bakso saja diberi lima sendok sambal, sedangkan Kyara hanya geleng-geleng menatap Bela dengan santainya melahap baksonya yang berwarna merah seperti lipstik tante girang.

"Nih mau nggak?" Bela menyodorkan sebuah bakso berniat menyuapi Kyara

"Enggak mau ah Bel, nanti usus gue rusak."

"Yakali usus rusak, yang ad-"

"HAY CANTIK!" Teriak Bastian yang dengan santainya duduk disamping Kyara lalu disusul kedua bestie nya.

"Uhuk-uhuk..."

"Aduh neng Bela keselek kan, gara-gara lo." Vano mendekati Bela lalu mengusap-usap punggungnya. Bela pun reflek memukul lengan Vano keras. Ia paling tidak suka disentuh-sentuh lelaki, apalagi cowok disampingnya ini termasuk golongan fuckboy.

"Ditolong juga malah mukul." Rajuknya

"Makanya kalau makan hati-hati nggak usah keburu-buru, nggak ada yang minta juga." Cibir Vano sambil menjauh dari Bela. Bisa jadi samsak dadakan jika ia berada disampingnya.

"Lo nggak makan Ra?" Tanya Darrel yang melihat Kyara hanya meminum jus jambu. Tidak ada makanan selain itu didepanya, padahal biasanya ia paling banyak menghabiskan makanan.

"Lo masih marah sama gue?"

Kyara hanya menggeleng sebagai jawaban.

"Beneran?""

Kyara mengangguk, entah kenapa ia merasa kepalanya terasa berat. Ia pun memilih berdiri dan meninggalkan kantin tanpa sepatah katapun. Membuat para temanya bingung

"Kyara kenapa?" Tanya Bastian

"Tadi juga nggak papa! Gara-gara kalian tuh Kyara jadi ngambek." Jawab Tasya

"Heleh, sok tau."

"Gara-gara Darrel nih pasti, lo jahilin dia mulu." Tuding Vano

"Kok gue sih?" Ucap Darrel tidak terima disalahkan, padahal jika biasanya ia menjahili Kyara tidak akan semarah ini.

Darel pun juga berdiri meninggalkan temanya.

"Kemana lo?"

"Beli makan lah!"

Darrel menuju penjual nasi goreng dikantin tersebut, entah kenapa ia sangat menginginkan nasi goreng saat ini. Selama menunggu pesananya datang banyak cewek-cewek dikantin yang memperhatikan Darrel, selain terkenal tampan ia juga ketua basket disekolah mereka banyak sekali cewek yang menyatakan cinta untuknya tapi tidak pernah ia balas satu pun. Karena Darrel yakin mereka hanya memandang fisiknya saja, mereka tidak tahu saja jika Darrel mempunyai banyak gebetan dari sekolah mana saja. Canda gebetan!.

Segini dulu part awalnya, semoga kalian suka.

Saranghae buat yang udah baca❤️

Cinta Abu-AbuStories to obsess over. Discover now