HAIII
WELCOME TO MY FIRST STORY
jangan sungkan untuk membenarkan typo, guys.
HAPPY READING:)
.....
.....
.....
Suara alarm yang berasal dari handphone terdengar, mengusik ketenangan seorang gadis yang masih bergelut dengan mimpi indahnya.
Mencoba mengabaikan suara dengan menutupi telinganya menggunakan guling empuknya. Tetapi, usahanya kini sia-sia. Dering alarm masih saja terdengar. Tangan kanannya kini aktif mencari letak handphone. Dann, ketemu! Segeralah dirinya mematikan alarm dan bangkit dari kasurnya untuk memulai aktivitas hari ini.
Setelah bersiap-siap, kini dirinya berangkat menuju cafe yang tak jauh dari tempat tinggalnya untuk bekerja. Berangkat menggunakan sepeda onthel sembari menggumamkan sebuah lagu, itulah kebiasaannya.
Semilir angin berhembus menerpa setiap inci wajahnya, rambutnya bergerak seringin angin membimbing, kedua kaki terus menggayuh dengan pelan sembari menikmati udara pagi. Daun berjatuhan seakan-akan memberi sambutan kepadanya dengan awan yang cerah membuat bibirnya melengkung ke atas.
Ingatannya kembali mengingat kisah hidupnya selama ini. Orang tuanya entah kemana, selama 17 tahun dirinya di besarkan di salah satu panti asuhan. Pada saat menginjak di umur 17, dirinya memutuskan untuk mencari kerja karena tak mau meropotkan lagi pada pengurus panti. Sudah cukup selama 17 tahun itu dirinya di bimbing, di rawat oleh pengurus panti. Tidak akan mungkin dirinya bergantung pada pengurus panti terus-terusan.
Dan sudah 1 tahun dirinya menjalani hidup mandiri dan berkeja sebagai pelayan di cafe. Sulit memang hidup di tengah kerasnya kota. Tetapi, dirinya bersyukur karena masih diberikan kesehatan hingga saat ini.
Ingatan itu membuatnya tak sadar bahwa sudah sampai di depan tempatnya bekerja. Turun dari sepeda bututnya setelah memakirkan dengan aman. Sesampainya di ruang ganti, dirinya segera memakai apron dengan namanya yang sudah tertulis di sana. Annadhita Meylana, itulah nama panjangnya dengan panggilan Anna, pemberian dari ibu panti.
“Semangat banget kayaknya,” goda salah satu teman Anna di tempat kerjanya, namanya Lia.
Anna menampilkan cengiran khasnya, “harus semangat dong, hidup kalo ngga semangat mana bisa kerja.”
“Iya juga, yaudah yok kerja.” Berakhirlah mereka bekerja dengan semangat yang berkobar dan senyum manis mereka berikan kepada pengunjung.
Anna sangat-sangat menyukai pekerjaannya, walau dengan gaji yang tak seberapa dirinya tak mempermasalahkan itu. Selagi bisa bekerja untuk hidupnya, kenapa tidak?
.....
Tak terasa hari sudah sore dan waktunya cafe tutup. Setelah selesai bersih-bersih cafe, Anna bergegas untuk pulang. Pakaian kotor yang belum dirinya cuci sudah menumpuk dan harus segera di cuci.
Jalan raya kini padat dengan kendaraan berbagai jenis mulai dari sepeda motor, mobil, truk, dsb. Maklum sore-sore pada pulang kantor. Suara klakson membuat kepadatan jalan bertambah riuh.
Untuk yang membawa sepeda onthel seperti Anna sangat jarang di temui di kota. Hanya hari-hari tertentu saja ada yang memakainya walaupun tak banyak.
Kepadatan jalan raya membuat salah satu sepeda motor tak sengaja menyenggol sepeda Anna bagian belakang hingga membuat sang empu tak bisa menjaga keseimbangannya dan berakhirlah jatuh mengenaskan di pinggir jalan.
ВЫ ЧИТАЕТЕ
kumpulan SHORT STORY [ON GOING]
Короткий рассказ🚫🚫DON'T COPAS MY STORY'!!!!!🚫🚫 INGAT!! HANYA SHORT STORY Yang datang akan pergi Yang ada akan menghilang Yang dekat akan jauh Yang tersakiti adalah korban Luka yang ada di setiap cerita kehidupan. Tidak akan ada kata luka jika tidak ada kehidupa...
![kumpulan SHORT STORY [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/286981821-64-k321034.jpg)