Dug
Dug
Dug
Suara bola basket yang sedang berada dalam kendali seorang laki-laki. Seluruh penonton yang tadinya ramai kini mulai hening karena sedang memfokuskan pandangannya ke arah laki-laki yang juga sedang fokus untuk memasukkan bola ke dalam ring.
Laki-laki itu mulai berlari dengan cepat sambil menggiring bola basket. Tepat ia sudah berada di depan ring laki-laki itu mulai melompat dan melemparnya pelan ke dalam ring.
Semua penonton bersorak melihat bola basket sudah masuk ke dalam ring. Memang semua penonton sudah menduga kalau bola basket tersebut akan dengan mudahnya masuk ke dalam ring. Dengan catatan laki-laki itu yang sedang mengendalikan bola.
Fabumi Agraham Anggara, Seorang laki-laki yang terkenal dingin dan kejam. Namun parasnya tidak diragukan lagi memiliki wajah yang tampan dan gagah membuat siapapun terpesona. Salah satu ketua geng motor yang terkenal di Jakarta yaitu Agestor. Anggota inti dari geng Agestor adalah Alfa, Bargi, Aghar dan Fatir. Dengan wakil ketuanya adalah Angga.
Tawuran, balapan, berkelahi sudah makanan sehari-hari bagi mereka. Bukan tanpa alasan mereka melakukan hal-hal seperti itu karena setiap tindakan pasti ada penyebabnya. Begitu juga dengan geng agestor.
"Wuhhhhh"
"Si bos emang damage nya nggak ada obat" ucap laki-laki yang biasanya di panggil Bargi, Bargi Dirgantara.
Laki-laki di sebelahnya menoleh dan membenarkan ucapan Bargi "Bos gue tuh!"
"Lo mah kalau dibandingkan sama bos cuma dapet ampasnya doang" Ledek laki-laki yang berjalan mendekati teman-temannya, Elfatir Keano Pradipta.
"Yeeeh rese Lo!" seru Alfa menonyor kepala Fatir.
"Gini-gini siapa sihh yang menolak pesona seorang Alfarellza Ferdinan hah?" Lanjutnya.
Memang benar Alfa itu tampan. Bukan hanya Alfa tapi semua sahabat Digant itu tampan. Mereka memiliki wajah yang khas karena berasal dari kota dan suku yang berbeda-beda. Seperti Bargi yang asli orang Surabaya tetapi karena tuntutan pekerjaan Papinya ia rela pindah rumah dan sekolah.
"Heh! Jangan sombong, nggak semua cewek itu mau sama Lo kali" sahut laki-laki di samping Fatir yang sedari tadi mengedarkan pandangannya mencari sesuatu, Agharna Halilintar.
"Nggak semua cewek tapi sebagian besar cewek kan??" potong Alfa. Dalam hal perdebatan Alfa lah yang selalu menang. Bukan menang sih sebenarnya cuman mereka lebih memilih mengalah dari pada harus berdebat tanpa ada habisnya.
"Udah udah! kesana yok, lihat wajah merah merona si boncel" lerai Bargi dengan nada meledek dan berjalan menuju Digant yang tampak tersenyum miring melihat lawannya kalah.
"Iihirrrr, ada yang mau ngamok nihh prenn" sindir Fatir sambil merangkul pundak Alfa dan Bargi.
"Ehh siapin rantai dong! Dog nya udah mau gigit nih" seru Aghar berbicara dengan menatap para murid yang masih melihat mereka di tepi lapangan.
"Sialan" umpat laki-laki menahan amarah dengan tangan yang sudah terkepal kuat. Demi menjaga image nya ia harus menahan amarah yang siap meledak kapan saja.
Harel Christiano, seorang ketua OSIS yang di segani seluruh murid. Berpakaian rapi, atribut lengkap dan sifat angkuhnya itu yang menggambarkan sosok Harel. Sudah satu tahun ia menjabat sebagai ketua OSIS dan tinggal satu tahun lagi ia akan lengser dari jabatannya dan organisasi OSIS tentunya.
KAMU SEDANG MEMBACA
AGRAHAM
Teen FictionCerewet Bawel Tapi perhatian Seorang perempuan yang berhasil mengobrak ngabrik hati seorang Fabumi Agraham dengan lancang. Dan semakin lama semakin lancang gadis itu memasuki kehidupan pribadinya. Sampai akhirnya ia Terlena Ia terlena hanya karena s...
