•prolog•

2.9K 122 25
                                        

"haloo apa kabs?baik kan,harus baik yaa harus bahagia, tetap bahagia :)"

"selamat pagi dunia tipu tipu"- ujar lea merentangkan tangannya sambil berjalan dikoridor dengan senyum cerahnya.

"LEA"- lea mendengus saat mendengar teriakan itu, siapa lagi pelakunya kalo bukan maura sahabatnya.

"biasa aja kali yang punya mulut bukan lo doang"- cibir lea melirik maura disampingnya yang menyengir tanpa dosa.

"hehe sorry lea ku"- ujar maura, tanpa menyahut lea langsung menarik tangan maura menuju kelas mereka.

••••

Seperti biasa lea melihat kelasnya yang sangat berisik, tapi lea kadang juga suka menjadi pelaku dari ricuhnya kelas 12 ips 3.

"DIEMMMM"- teriak lea membuat kelas menjadi hening.

Lea tersenyum puas "nah gitu dong"- lea langsung berjalan menuju kursinya bersama maura dibelakangnya.

Tak lama bel masuk bunyi dimulai dengan pelajaran matematika yang membuat pening kepala siapapun.

••••

Akhirnya istirahat juga, lea langsung keluar bersama maura menuju kantin.

"ra nanti pas balik temenin gue ya"- ujar lea.

"mau kemana?"- lea tampak berfikir dan menjentikkan jarinya.

"kita ke gramed dulu abis itu kita ke bk"- ujarnya.

Maura mengernyit bingung tak memgerti apa itu bk "bk tuh burger king maura lemot, udah ayo laper nih"- ujar lea seakan dirinya bisa membaca pikiran maura.

Sampainya di kantin mata lea langsung berbinar karna melihat seseorang yang sangat ia sukai sejak kelas 10.

Tanpa berpikir lagi lea langsung menghampiri orang itu dan meninggalkan maura yang mendelik melihat punggung sahabatnya yang menjauh menuju pujaan hatinya.

"hai vano"- sapa nya duduk di samping vano sambil merangkul lengan cowo itu.

"vano aja nih yang disapa kita kita engga"- ujar fadil yang duduk depan vano.

"hehe lupa abisnya vano mengalihkan duniaku sampe gasadar kalo ada kalian"- sahut lea menggaruk tengkuknya.

Vano cowo itu hanya diam melihat tingkah lea yang sudah biasa menurutnya mau dirinya marah atau kasar pada lea juga percuma cewe itu tetap kekeh pada pendiriannya untuk mendekati vano.

Lagi pula bundanya selalu mengajarkan untuk tidak boleh kasar pada perempuan kecuali perempuan kasar wkwk.

"vano diem aja bisu ya?"- ujar lea membuat vano mendelik tajam kearahnya.

Bukannya takut lea justru terkekeh melihat vano seperti itu bukannya terlihat seram tapi malah terlihat lucu di mata lea.

Teman teman vano yang melihat tingkah lea sudah biasa, mereka tau gadis itu menyukai temannya tapi lea tidak seperti cewe cewe kebanyakan yang mengejar vano dengan cara yang kasar dan licik.

Lea menyukai vano dengan tulus walaupun dia sering menggoda vano, tapi itu hanya untuk menghibur dirinya dan vano yang sangat kaku.

"vano godain aku dong"- ujar lea menggoyangkan lengan vano.

"setan aja godain aku mulu masa kamu cuek sama aku"- lanjutnya langsung ditatap vano dingin.

"karna gue bukan setan"- lea yang mendengar itu tersenyum.

"iya kamu bukan setan tapi kesayangan"- ujar lea dengan secepat kilat mencium pipi vano lalu pergi dari sana dengan senyum kemenangan.

Jangan tanya lagi gimana reaksi mereka bukan hanya vano bahkan teman temannya saja membelak tak percaya dengan apa yang baru saja dilakukan lea si gadis bar bar.

Yu vote cerita aku :)

See you next part


Ini nih gais pelaku yang nyium pipi vano 😂

Oops! Questa immagine non segue le nostre linee guida sui contenuti. Per continuare la pubblicazione, provare a rimuoverlo o caricare un altro.

Ini nih gais pelaku yang nyium pipi vano 😂

Z A L E A  [ ON GOING ]Dove le storie prendono vita. Scoprilo ora