Prolog

3.2K 289 1
                                        

Hallooo....
Ini bukan cerita pertama author, maksudnya bukan cerita pertama yang author buat, tapi, ini juga bukan cerita pertama yang author publish, tapi.... ini cerita pertama yang bakal author tamatin.... the endnya entar happy or sad, or maybe tragic I don't know... just read it until the end okey...
So, Happy Reading Readersssszs....

***

"Ares aku suka sama kamu---
"Bella, kamu mau kan tunangan sama Ares?---
"Lo itu jalang, gak pantes buat Ares---
"Ares, temenin dong---
"Ares makan bareng ya---
"AYO ARES MENANG---
"Bisa gak sih kakak gak usah nyampurin hubungan aku sama Arez---
"Pokonya Ares itu pacar Bella. TITIK."

Potongan-potongan memori berkelebat dibenak Aria saat ini, atau haruskah kita sebut benak Bella?!, lima menit lamanya dia termenung, mencerna satu-satu kilasan memori yang muncul dibenaknya. Memusingkan, segalanya memusingkan dan gila. Ini diluar akal sehat manusia, diluar ilmu sains, bahkan teori Galileo Galilei dan Copernicus tak bisa menjelaskan kejadian yang dialami Aria saat ini. Berapa kali ia berpikir tetap tak masuk akal.

"Yang benar saja, masa karena jatuh dari tangga terus ketiban vas bunga, gua bertransmigrasi gitu?! Hello, somebody tolong jelasing ini maksudnya apa????!!" Teria Aria histeris.

"Mommy, Daddy tolong putri cantikmu

I'm Looking for You Big BrotherStories to obsess over. Discover now