haiii
welcome in my work !
jangan lupa pencet bintang dan komen yang banyak oke?
maaf kalo typo bertebaran hehe
happy reading 🦊
•
•
•
Pukul 06.45
Pagi ini bisa dibilang hari kesialan buat seorang laki-laki yang sedang mendorong sepeda motor kesayangannya. Berkali-kali laki-laki itu mengusap keringat didahinya dan menengok jam tangan nya, harap-harap cemas karena dirinya dipastikan akan terlambat lima menit lagi gerbang sekolahnya akan ditutup namun dia masih dipinggir jalan mencari tambal ban.
drrtt drrtt
terlihat uname "fikri tai"
"ha-"
"Gevan lo dimana si? udah mau mulai nih, jangan-jangan Lo bolos?! njir , bener bener Lo ya!" semprot seseorang dalam telepon
ya, laki-laki yang sedari tadi mendorong motor itu bernama gevano ganendra anak tunggal dari pasangan Dion ganendra dan Vania
"Ck berisik tai! motor gue mogok dari tadi nyari tambal ban susah! Lo mikir kaga sih capek gue cari gak ada anjing! sial! bantu gue biar gak kena hukum kek nanti" ngegasnya
"santai nyet, karena gue baik gue bilang Lo sakit ke pak bodat " ucap fikri
gevan tau sahabatnya itu memang selalu bisa membantunya walaupun kadang membuatnya naik darah
"oke maka-"
"eits tapi ada imbalannya gak gratis ye,ok bye"
tut . .
gevan seketika melotot kesal .
untung temen batinnya lalu melanjutkan mencari tambal ban
nyesel gue muji dia barusan batinnya
10 menit berlalu, gevan menemukan tempat tambal ban membuatnya bernapas lega.
+. +. +. +. +. +. +. +. +. +. +
Ditempat lain , seorang gadis berambut sebahu tengah duduk dihadapan seorang kepala sekolah
Dia keyla Atmosvera, murid pindahan atau murid baru di SMA DREAMS
"permisi pak, ada apa yang manggil saya?" tanya laki-laki berparas tampan itu
Keyla menatap dan melirik ke arah nametag laki-laki itu "Bryan Saputra"
Ah nama yang bagus cocok sama mukanya sih batin keyla
"Bryan tolong kamu antar keyla kekelas baru nya di XI MIPA 2" Kata kepsek itu, Bryan melirik ke Keyla sebentar lalu mengangguk
"baik pak" lalu berjalan keluar ruangan
"Eh sebentar bryan" cegat kepala sekolah
"kenapa pak?"
"Nanti setelah istirahat kamu temani dia keliling sekolah" perintah kepala sekolah
Bryan sedikit menghela napas
"baik pak" dan meninggal kan ruangan
"Keyla kamu ikut dia ya" ucap kepala sekolah
"iya pak, terimakasih" lalu segera menyusul laki-laki tadi yang tadi bernama Bryan
Keyla clingak clinguk melihat keadaan sekolah barunya
"Oh ya, Lo pindahan dari sekolah mana?" tanya Bryan membuat Keyla sedikit kaget. karena menurutnya Bryan laki-laki dingin ternyata tidak.
"Eum dari SMA UNITY" saut nya
"Daerah mana tuh?" Tanya nya lagi
"Pinggiran kota CTZEN Utara"
Bryan hanya ber oh ria
"Nah udah sampe, ini kelas Lo "
"makasih ya Bryan" ucap Keyla
"Yaudah kalo gitu gue duluan, see u key" lalu beranjak pergi
Keyla menatap punggung Bryan sebentar dan menghirup udara . dia sedikit gugup
Tok tok
"permisi.." salam Keyla
Semua mata langsung tertuju ke arah Keyla
"ah iya? oh kamu murid pindahan itu ya, ayo masuk sini jangan malu malu" ujar guru yang sedang mengajar itu
bernama Bu Dina
Keyla mengangguk dan berdiri didepan kelas menatap siswa siswa dikelas barunya Yang akan menjadi temanya nanti
"Anak-anak kalian kedatangan teman baru , ibu harap kalian bisa berteman dengan baik, ayo perkenalkan nama kamu"
"Perkenalkan Nama aku Keyla Atmosvera pindahan dari SMA UNITY , mohon bantuannya dan semoga kita bisa menjadi teman yang baik, terimakasih" ucap Keyla
"Ada yang mau kalian tanya kan kepada Keyla?" tanya guru
seorang laki-laki bermata sipit lantas mengangkat tangan
"Key mau gak jadi pacar gue?"
"huuuu buayaaaa"
"ihhh jangan mau keyy.."
"dasar fikri sok"
sontak disoraki teman sekelasnya
"apa Lo pada? iri bilang bos!" pd nya
Bu Dina geleng kepala
"udah udah mendingan kamu langsung duduk key disebelah nya Jia"
"baik Bu"
Keyla langsung mendudukan bokongnya ke kursi
"haiii salken gue jiaa" sapa teman baru sebangkunya itu
Keyla langsung menanggapi nya dengan senyuman khasnya
"haii juga, salken Keyla" saut keyla
"Jia mengangguk semangat"
lalu pelajaran pun berlanjut
((TBC))
🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱• • • 🌱🌱🌱🌱🌱🌱
hayyie !
maaf ya part 1 dikit hehe
nanti next part ku kasih panjang dikit
bye-bye ~
YOU ARE READING
Lukisan Untuk Gevan | HRJ
Teen Fiction🌱 ON GOING . . . melukis membuat hatiku menjadi lebih tenang dan tempat untuk menyalurkan segala emosi yang tidak bisa ku keluarkan . Aku berterimakasih kepala Tuhan karena dengan melukis bisa sedikit membawa warna dalam hidupku yang monoton dan m...
