Happy Reading💜
Hari ini SMA Dirgantara sudah dipadati oleh murid-murid baru yang sekarang sudah resmi menjadi siswa/siswi di sekolah itu.
Lalisa Razetta, gadis yang menjadi pusat perhatian sedari tadi bersama kedua sahabatnya, karena parasnya yang cantik mampu menarik perhatian kaum adam yang berada di sekolah itu.
"Liat deh, kita jadi pusat perhatian," ucap Aratta.
"Iya nih Lis gue mulai risih deh," sahut Kania.
"NGAPAIN LO SEMUA LIATIN KITA! PERGI!" tegas Lalisa dengan suara yang amat nyaring.
Lalisa dkk melanjutkan langkahnya menuju kelas, berjalan melewati koridor untuk sampai kelasnya. Sesampainya di kelas ia langsung memilih tempat duduk bersama dua sahabatnya itu, seseorang menghampiri mereka.
"Permisi? Boleh aku berteman dengan kalian?" ucapnya sopan.
Lisa yang mendengar ada suara menyapanya langsung menoleh kearah sumber suara, mata Lisa keatas dan kebawah untuk menilai pakaian siswa tersebut.
"Hah cupu! Gabole-" ucapan Aratta terpotong, karena Lisa menahannya.
"Lalisa Razetta," ucapnya sambil mengulurkan tangan.
"Arumi Sanjaya," seraya menjabat tangan Lisa.
Tidak samapai 1 menit mereka bersalaman, Lisa langsung menghempas tangan arumi kebawah membuat sang empu tersungkur di hadapannya, dengan sengaja ia menginjak tangan Arumi hingga membuat gadis itu kesakitan.
"Aduh tangan aku, lepasin aku mohon," ucap Arumi kesakitan, gadis itu menendang Arumi hingga terhempas kebelakang, Lisa mencakup wajah Arumi.
"Mulai sekarang lo babu gue, ngerti!" bentak Lisa, gadis itu hanya mengangguk.
"Sono pergi!" ucapnya nyalang.
"Hahaha gila Lis gue kira lo mau nerima dia di geng kita," ucap Ara.
Bel berbunyi, itu artinya pelajaran akan segera dimulai.
"Assalamu'alaikum," ucap bu Desi yang baru saja memasuki kelas.
"Waalaikumsalam," jawab warga kelas serempak.
***
"Okey anak-anak kalian kan udah kenal satu sama lain, dan struktur kelas pun sudah terbentuk. Elang sebagai ketua kelas, Reza sebagai wakil, Arumi sebagai sekretaris dan Lalisa sebagai bendahara," jelas bu Desi
Kringg,,, kringg,,,kringg,,,
Bel istirahat pun berbunyi.
Lalisa dkk berjalan menuju meja paling depan yaitu meja Arumi.
"Ikut gue ke kantin!" ucap Lisa.
Baru saja Arumi ingin menolak, tapi Lisa sudah lebih dulu menggandeng dan membawa gadis itu ikut bersamanya.
"Pesenin gue makan yang enak disini, sama jus jeruk jangan lupa pakein gula," ucap Lisa.
Tidak berselang lama Arumi membawa nampan pesanan milik Lisa dkk.
"Gila jus apa nih asem bener," teriak Ara.
Lisa berdiri dari tempat duduknya dan menyiram Arumi menggunakan jus jeruk yang dipesan tadi.
"Nih lo minum abisin!" tegas Lisa.
Lisa dkk melenggang pergi meninggalkan kantin yang sudah ramai akibat ulahnya.
"Lo gapapa? Sini gue bantu," ucapnya.
TBC.
Annyeong gaes aku punya cerita baru loh, jangan lupa baca yaaa follow dan komen. Gomawo💜
YOU ARE READING
LALISA
Teen FictionJANGAN LUPA VOTE AND KOMEN⚠ ..... Lalisa adalah anak seorang pengusaha kaya raya, oleh sebab itu ia mempunyai sifat yang sombong nan parku, Lisa juga sering disebut Quen of the buly karena ia selalu membully gadis cupu dan dijadikan babu olehnya. T...
