PROLOG

45 6 7
                                        

Badainya bergemuruh lagi, air nya mengalir deras melewati hidung menuju bibir yang pada akhirnya terjun bebas di atas awan empuk yang kunamai bantal.

Pukul 01:00 dini hari
Terngiang tulisan sang pemimpi bulan
"Bagaimana mungkin 2 tuhan untuk 1 cinta?"
Tiada yang mustahil bagi tuhan, bukan?

Sudahlah,
Mungkin kepalaku butuh istirahat
Lagi pula semua nya percuma, bukan?
Jika 1 jam lagi aku sudah tak bernapas?

APPROVALStories to obsess over. Discover now