1. AWAL

17 4 0
                                        

1. AWAL

Pagi ini cuaca begitu cerah matahari menampakkan sinarnya. Seorang gadis cantik dengan senyum mengembangnya memasuki sekolah barunya.

Langkahnya begitu semangat dan sesekali bersenandung kecil. Saat sampai didepan gerbang ia berhenti menatap sekolah barunya tersebut. SMA permata bangsa merupakan salah satu sma terfavorit di jakarta.

Berisikan murid murid kaya raya dan juga genius. Beasiswa lah yang membuat bulan bisa bersekolah disini.

"Semangat bulan kamu pasti bisa"Tekadnya dengan penuh semangat


Bulan Alexa gadis cantik dengan senyum manis. Berasal dari keluarga sederhana tidak membuatnya patah semangat untuk bisa terus bersekolah. Hidup hanya dengan ibunya sejak kecil membuatnya tau apa arti kehidupan sesungguhnya.

Bulan berjalan menelusuri koridor jam menunjukan pukul 06:45. Langkah bulan terhenti ketika melihat kerumunan di tengah lapangan. Terlihat seorang laki laki berkaca mata tengah diikat di tiang bendera.

Ada ketakutan diwajah laki laki tersebut. Semua siswa dan siswi yang ada disana hanya menatap laki laki tersebut dengan iba tanpa ada niat untuk menolongnya.


"Kalian kenapa diem aja bukannya tolongin" ujarnya. "Kamu gapapakan? " laki laki tersebut menatap bulan takut.

"Ehh kalian ayo bantuin" semua orang hanya menatap bulan tidak ada yang berniat membantu.

"Ja ja ja ngan" laki laku berkaca mata itu berbicara dengan tangan gemetar dan gugup. "Kamu bakal kena masalah" lanjutnya.


Bulan tidak mendengarkan ucapan laki laki tersebut dan berusaha melepas ikatan pada tiang bendera. Semua orang hanya menatap Bulan kasihan seakan yang dilakukan bulan merupakan kesalahan.


"Siapa lo? " Bulan menoleh.
Suara dingin nan tegas itu membuat tubuh semua orang disana menegang.


Hening

Semua orang yang ada disana terdiam seakan yang berbicara adalah malaikat yang siap mencabut nyawa mereka kapan saja.

"Gw tanya lo siapa? Beraninya lo bantuin dia" ucapan laki laki tersebut sedikit meninggi.


Laki laki tersebut melangkah mendekat ke arah bulan dengan tatapan yang menyorot tajam. Bulan berjalan mundur perlahan.

Bulan menelan ludahnya susah payah. Udara kian menipis disekitarnya membuatnya sedikit sulit untuk bernafas.

Mata laki laki itu menatap tajam kearah bulan. Bulan menunduk takut, Sungguh rasanya Bulan ingin tenggelam saja.

"Tenang Bulan kamu harus berani" Tekadnya dalam hati. Bukankah yang dilakukannya benar, dia hanya ingin membantu laki laki tersebut.

Sesaat laki laki itu sudah sampai didepan bulan tatapannya tak lepas terus menatap bulan dengan tajam. Dengan badan gemetar dan tangan mengepal Bulan mengangkat wajahnya perlahan.


Tatapannya bertemu dengan tatapan dingin laki laki tersebut. Seketika Bulan ingin memekik tertahan dalam hati. Sungguh manusia didepannya ini sangatlah tampan. Kulit putih bersih hidung yang macung alis tebal juga bibir merah muda yang sangat menggoda. Upss bulan menggelengkan kepalanya tak percaya apa yang ia pikirkan.


"Sekali lagi gw tanya lo siapa? Beraninya ikut campur urusan gw" ujarnya dingin.

Bulan menegakkan tubuhnya. "Jdi kamu yang udah iket dia disini?"
"Yang kamu lakuin ke dia itu jahat udah masuk kedalam pembullyan kamu mau aku laporin ke kepala sekolah" ujarnya

Alis laki laki itu terangkat satu. Menandakan itu bukanlah jawaban yang ia inginkan.

"Lo ga tau siapa gw? " tanya laki laki itu.
"Kenapa aku harus tau kamu, emngnya kamu sepenting itu" ujar bulan sinis. Perkataan bulan membangkitkan amarah laki laki itu.

"Beraninya lo bilang kaya gitu ke gw, Lo nantangin gw hah? " laki laki itu berteriak didepan wajah bulan.

"Kenapa emng? Aku disini cuma belain yang bener, kamu yang salah udah iket dia ditengah lapangan".


Laki laki itu tersenyum sinis. Mendekatkan bibirnya kearah telinga Bulan.
"Lo salah udah berurusan sama gw" bisiknya dengan suara dingin. Laki laki itu menjauhkan wajahnya.

"Gw jamin hidup lo akan menderita selama sekolah disini inget itu" lanjutnya.


***

Setelah berbad abad mikir mau bikin cerita apa engga Dan beberapa kali juga sempet unpublis cerita akhirnya memantapkan hati -eaksss bikin cerita ini. Berasa mau nikah memantapkan hati:(

Semoga suka❤

ANGKASADonde viven las historias. Descúbrelo ahora