Satria Garuda BIMA-X Secret S...

By Arisk_

17.6K 828 201

Setelah Para SATRIA berhasil mengalahkan Black Lord dengan kekuatan Dark Power Stone dari Reza yang digunakan... More

About Satria Garuda BIMA-X
Danger 0 : Beginning
Danger 1 : Affair
Danger 2 : So
Danger 3 : Terrible
Danger 4 : Run
Danger 5 : Run (Part 2)
Danger 6 : Run (Part 3)
Danger 7 : Run (Part 4)
Danger 9 : Believe (Part 2)
Danger 10 : Ore!
Danger 11 : Ore! (Part 2)
Danger 12 : Let's Go Satria & Kamen Rider!
Danger 13 : Let's Go Satria & Kamen Rider! (Part 2)
Danger 14 : Suprise Drive
Danger 15 : Journey Through Decade
Danger 16 : Let Tomorrow Be [End]
Catatan Pengarang
Movie Terbaru BIMA-X Tahun 2017, Satria Heroes BIMA-X : Revenge Of Darkness

Danger 8 : Believe

539 29 5
By Arisk_

"Dimana Ryotarou??!!!" Teriak Momotaros dengan berjalan kesal.

"Dia.." ucap Urataros.

"Apa hah?!!" Bentaknya.

"Dia sedang.."

"Sedang apa! Ayo jawab!"

"Ke Toilet.."

"Apa..." Ucapnya dengan lemas.

"Kalau begitu.. aku akan mengembalikan kalian ke tempat semula dikarenakan kalian tidak mempunyai tiket. Kalian mengerti?" Ucap Owner.

"Baik. Terima kasih banyak!" Jawab kamk dengan serempak.

DenLiner terus berjalan menuju waktu ke waktu lain untuk mengembalikan kami ke tempat semula. Tidak terasa waktu sudah siang dan cuaca sangat cerah.

Tapi keadaan semakin parah, Dai-Shocker semakin merajalela dan hampir sepenuhnya menguasai dunia.

DenLiner berhenti di tengah hutan seperti kemarin malam dan DenLiner dengan mulus menurunkan kami bertiga.

"Terima kasih!" Jawabku.

"Tidak masalah, Ray.
Jika sudah waktunya, kami para imajin akan membantu kalian untuk mengalahkan Shocker.
Jadilah Satria dan Rider yang hebat!" Ucap Momotaros.

"Baik. Aku mengerti."

DenLiner dengan perlahan berjalan kembali dan menuju ke langit-langit untuk melanjutkan perjalanan waktunya. Sedangkan kami bertiga, masih berjalan pelan menuju ke tengah kota untuk melihat kondisi lebih jelasnya.

"Jadi.. sekarang.." Ucap Shinnosuke.

"Aku mengerti." Ucap Eiji.

Tidak lama, Gou pun datang menghampiri kami bertiga.

"Gou." Sapa Shinnosuke.

"Diam!"

Gou langsung memukul pipi kanan Shinnosuke dengan tangan kanannya.

"Kenapa, Gou?!"

"Kenapa? Kenapa kau tidak bisa menjaga kakakku!"

"Masalah itu.."

"Bangun!"

Gou menarik kerah Shinnosuke dan mencoba membuatnya berdiri kembali, Ia menendang perut Shinnosuke hingga mundur beberapa langkah ke belakang.

"Bukankah aku sudah mempercayakan semua ini kepadamu! Shin Nii-san!
Kenapa kau tidak bisa menjaga kepercayaanku ini, hah!"

"--berdiri... jangan menjadi seorang pengecut!"

Saat ini Gou benar-benar marah karena sudah mengetahui jika kakaknya, Kiriko Shijima meninggal gara-gara ulah Shocker dan Shinnosuke tidak bisa melindunginya. Shinnosuke terdiam dan tidak bisa menjawab perkataan dari Gou.

"Hentikan, Gou!" Ucapku

"Jangan ikut campur, Ray!"

"Hmm.." gumam Eiji.

"Maafkan aku. Aku ini benar-benar bodoh, tidak bisa melindungi kakakmu dengan baik."

"Baguslah jika kau sudah menyadarinya. Dengan mudah aku akan membalaskan dendamku."

"Hentikan! Sekarang tidak ada waktu untuk memikirkan perasaan kita!
Yang harus kita lakukan sekarang adalah..
Mengalahkan Dai-Shocker!"

"Aku sudah menganggap Shin Nii-san adalah seniorku. Dan aku tidak menyangka, jika semua ini akan terjadi."

"Aku mengerti perasaanmu, Gou." Ujarku.

"Aku memaafkanmu, Shin Nii-san.
Hanya untuk sementara."

Emosi Gou dengan perlahan memudar.

"Arigatou.. aku berjanji, aku akan membalaskan semua ini.
Gou, percayakan semuanya padaku!"

"Ba-baik. " Gou menganggukkan kepalanya meskioun di dalam hatinya masih tidak mau menerimanya.

Setelah perdebatan selesai dan Gou akhirnya memaafkan Shinnosuke. Tidak lama, datang seorang Rider dengan penampilan layaknya tentara, mengenakan armor coklat yang menutupi tubuhnya.

Dengan perlahan, Ia mulai menghampiri kami.

"Siapa... kau?" Tanyaku.

"Kau juga rider 'kah?" Tanya Eiji.

"Dia....."

"Aku adalah..
Kamen Rider Yongou.."

Tidak terlepas dari itu semua, dari sudut belakang kami sudah ada beberapa segerombolan dari kubu Shocker yang tidak lain ada Tsukasa disana.

"Wah.. wah.. dengan mudah aku mendapatkan semuanya disini.." Ucap Tsukasa.

Aku dan semuanya berinisiatif untuk lari dan tidak bersiap untuk melawannya. Apalagi, Kamen Rider Yongou (#4) adalah Rider yang kuat, dia juga merupakan hasil percobaan dari beberapa ilmuwan Shocker.

Tapi, tidak sepenuhnya Yongou tunduk pada Shocker. Menguasai adalah prinsipnya, tidak peduli jika dunia hancur, yang terpenting adalah tujuannya bisa tercapai dengan caranya sendiri.

"Ayo lari!" Ajakku pada mereka.

Sungguh mustahil jika kami berempat akan melawan Shocker ditambah dengan Yongou. Doctor G berinisiatif untuk mengejar kami saat lari, tapi yang kulihat, Ia hanya mencegahnya untuk mengejar kami.

"Jangan kejar dia. Biarkan dia lari." Ucap Tsukasa.

"Baik!" Ucap Doctor G.

"Kau ini.. Kamen Rider Decade.." Ucap Kamen Rider Yongou.

Beberapa Shocker Combatmen lari kearah Yongou dan menyerangnya, Yongou hanya terdiam dan menerima pukulan dari mereka. Pukulan mereka tidak ada dampaknya bagi Yongou, dengan cepatnya, kaki kanan Yongou memutar secara horizontal dan mengenai mereka semua.

Dari yang aku lihat, mereka tampak tidak bekerjasama.

"Akan ku pastikan jika kau akan menjadi budak Shocker.
Apa kau lupa siapa yang membuatmu?"

"Henshin." Lanjut Tsukasa.

Kamen Rider : Decade!

"Oh.. aku tidak tertarik dengan organisasi seperti yang kalian buat. Aku tidak ingin nasibku seperti Sangou (#3) yang akan mati sia-sia demi dunia ini."

"Kalian.. tetaplah diam disini." Perintah Tsukasa kepada beberapa Villain Troops dibelakangnya termasuk Doctor G.

Sementara itu, aku dan semuanya bersembunyi di salah satu bangunan, dan Shinnosuke mendengarkan percakapan dari mereka semua.

"Tidak! Sangou! Sangou adalah pahlawan!
Dia.. dia tidak tahu apapun dengan Sangou!" Ucap Shinnosuke.

Pertarungan pun dimulai. Yongou dan Decade saling berlari berhadapan lalu saling memukul dengan tangannya.

Decade terpental kesamping kiri sedangkan Yongou tidak merasakan apapun terhadap pukulan Tsukasa.

Dengan mudahnya Yongou menghampiri Decade, dia mencoba membangkitkannya dari tanah lalu memukulnya dengan bertubi-tubi. Decade nampak diam dan tidak bisa membalas serangan apapun dari Yongou.

Decade terpental kebelakang beberapa meter.

"Jadi.. ini adalah leader Dai-Shocker. Menyedihkan."

"Huh. Aku hanya ingin bermain saja denganmu."

"Apa katamu?"

Attack Rider : Invisible!

Decade mengaktifkan salah satu kemampuannya, Ia langsung hilang sekejap.

"Kemana dia?" Kaget Yongou.

Ternyata Ia sudah ada dibelakangnya.

Final Attack Ride : De-de-de-decade!

Decade melompat dari atas lalu muncul layaknya kartu-kartu yang sudah tersusun lalu melintasinya dengan cepat kearah Yongou.

Yongou juga sudah menyadari keberadaan Decade. Dengan memanggil Sky Cyclone, sebuah helikopter atau pesawat capung lebih tepatnya. Ia menyuruh kendaraannya untuk menembaki Decade sebelum mengenainya.

"Sial.." Ucap Tsukasa.

Tembakan udara dari Sky Cyclone itu pun berhasil mengenai Decade dan Ia pun terpental dengan jauhnya.

"Argghh...!" Teriak Tsukasa.

"Hahah! Bodoh."

Semua itu adalah ilusi belaka dari Decade, Decade sudah berada di belakangnya dan menodongnya dengan tembak yang dibawanya.

"Aku sama sekali tidak ingin bertarung denganmu, Yongou."

"Apa aku akan mendapatkan sesuatu jika aku bekerjasama denganmu? Jangan paksa aku untuk menerimanya."

"Aku adalah penghancur segalanya. Semua yang ada disekitarku akan kuhancurkan. Termasuk kau..." Ucap Tsukasa.

"Akan kita tentukan siapa yang mempunyai gelar Penghancur Dunia di dunia ini," ucap Yongou dengan percaya diri.

"Kalian.. urus Ray dan yang lainnya," Perintah Tsukasa.

"Iiii......" Jawab Shocker Combatmen.

Shocker Combatmen menghampiri Ray dkk. Mereka juga tidak ingin melawan mereka karena situasi benar-benat dalam bahaya.

"Ayo kita pergi dari sini! Cepat!" Perintah Gou.

Mereka pun mencoba lari dari kejaran Shocker Combatmen. Tiba-tiba Ray dirasuki oleh salah satu Imajin. Penampilan Ray sekarang dengan rambut panjang dengan bulu-bulu putih yang menghiasi dirinya.

"Maaf.. tubuhmu aku pinjam sebentar." Ucap Sieg.

"Siapa kau?" Ucap Ray.

"Woy apa yang kau lakukan! Keluar dari tubuh Ray!" Ucap Eiji.

"Aku akan membantu kalian."

Sieg pun memasang sebuah belt di pinggang Ray.

"Henshin."

Wing Form!

Catatan :

Halo! Maaf saya baru bisa lanjutin cerita dikarenakan saya masih sakit nih. Ini aja masih sempat untuk buat cerita. Semoga suka!

Multimedia diatas adalah Kamen Rider Yongou (#4).

Ohya! Baca ceritaku ini yang ini juga ya! Cek di work!

Judul : Mystical Savior

Sinopsis :

Dua belas tahun yang lalu, dalam sebuah dunia paralel dimensi penuh dengan kekuatan sihir. Kekuatan kegelapan datang ke kerajaan sihir dan terjadilah perang besar dimulai.

Pertarungan pun dimenangkan oleh Kerajaan Sihir. Tapi, kemenangan itu membuat Pasukan Mistis mati karena menyegel monster di bawah tanah.

Kini, Hana, penyihir dari dunia pararel pun merasakan bahwa monster akan bangkit kembali dan akhirnya dia mencari Pasukan Mistis baru yang ada di dunia manusia.

Continue Reading

You'll Also Like

3.7M 201K 51
Kaila hanya menginginkan ketenangan di sekolah barunya, terlepas dari takdirnya yang dapat melihat makhluk tak kasat. Namun, bagaimanapun Kaila berus...
Raise By Rifky Oktavian

General Fiction

236 23 23
bercerita tentang seorang anak muda narsis yang mengemban tugas untuk melawan monster berbentuk sayuran yang tercipta dari hasrat ilmuwan yang gagal.
14.3K 1.4K 197
Sekuel dari Indagis 2. Melanjutkan petualangan para Indagis setelah pelatihan mereka di Gunung Kerinci. Kini para Indagis akan berhadapan dengan tero...
Wattpad App - Unlock exclusive features