Prolog

8 1 2
                                        

BANDUNG, kota yang mendapat julukan kota kembang ini memang sangat terkenal. Kota Bandung juga sangat banyak mempunyai ikon kuliner terkenal. Seperti saat ini Aisy tengah menikmati makanan kesukaannya disini bersama pria yang terus mengoceh tentang penolakan seorang gadis padanya.

"Padahal gue udah ngasih dia tas Gucci yang dia minta!"

"Dia juga iPhone 12 BLACK gue beliin!"

"Gue udah nguras banyak duit gue! Tapi dia malah sama om-om!"

Aisy terus mengangguk sambil menikmati makanannya. Kapan lagi dia ditraktir begini.

"Kalau mintanya ditraktir kaya Lo gini, gue sih ayo-ayo aja! Lah ini barang-barang mahal!"

"Mungkin dia bener milih Sugar Daddy karena Lo habis ngasih ngeluh-ngeluh mulu!"

"Duh Aisy! Gue curhat Lo malah kaya gitu!"

Aisy tertawa ngakak. Memang tidak ada jaim-jaimnya Aisy ini.

"Gini ya Theo! Lo kan bisa cari gebetan lain. Gitu aja kok susah!" Ucap Aisy dengan gampangnya. Dia terus melanjutkan makan dan menambah makanan lagi.

"Lo kira cari gebetan gampang! Emangnya Lo semua yang ganteng Lo pacarin!"

"Soalnya gue mah cantik! Lagian waktu itu gue gabut!" Theo hanya menghela napasnya menyaksikan Aisy yang dengan gampangnya berbicara gabut. Aisy ini selain bar-bar dia juga mempunyai banyak gebetan. Hanya untuk cadangan katanya.

"Udah bangkrut! Gak dapet solusi!"

"Udah bucin terus sadboy!" Ucap Aisy yang langsung mendapatkan toyoran dari Theo. Namun namanya Aisy dia hanya tertawa saja.

"Daripada Lo sadboy mending jadi My Boy aja! Gue lagi gabut nih!" Aisy hanya bercanda, mana mungkin menjadikan pria bucin dihadapannya ini sebagai pacarnya. Bisa darah tinggi dia.

Theo sepertinya sedikit tertarik. Hanya sedikit. Theo tidak mungkin menyukai wanita se bar-bar Aisy.

"Boleh! Lagian gue mau tau, gimana punya pacar yang bar-bar!" Balas Theo

"HAH!"

"HOH! Yaudah deal nih ya! Mumpung Lo lagi gabut! Terus gue pengen punya pacar!"

"MANA BISA THEO!"

"Bisa! Nih sekarang Lo pacar gue!"

••

Ikuti Kisah Aisy!
Jika sekiranya kamu suka chapter ini jangan lupa kasih vote-nya!
Sebagai bentuk apresiasi dan semangat!
Thanks.

19 Desember 2020

MY SADBOY!Where stories live. Discover now