Prolog

18K 1.6K 202
                                        

Haiiiiiiiiiiii

Sebelumnya yang sudah baca cerita ini sampai part 3 kemarin, sebelum di unpublish. Dipersilahkan baca ulang dari awal yaa. Soalnya bakal beda banget sama versi sebelumnya

Jadi disini aku rombak ulang alurnya gitu. Soale yang kemarin kurang pas menurutku :)

Alangkah baiknya tambahan cerita ini ke perpus kalian. Dan jangan lupa vote, komen juga. See

[Happy Reading]

"Kita buat perjanjian

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Kita buat perjanjian. Lo bantu gue dekat sama Aurora, dan gue juga akan bantu lo dekat sama kembaran gue. Setuju?"

"Perjanjian gila! Ogah, gue gak mau," tolak Loly mentah mentah.

Kenzo melirik gadis rambut pendek itu sekilas, lalu mendengus malas.. "Oke, artinya lo mau hubungan lo dan Zie selamanya cuma jadi cinta terpendam, gitu?" Cowok itu terkekeh kecil. "Sadgirl abadi."

"Helow, gak nyadar lo juga sadboy abadi."

"Gue serius, Permen. Ini akan jadi kerja sama yang menguntungkan buat kita. Gue bisa jadian sama Aurora karena bantuan lo, dan lo juga pasti dekat sama Zie. Cowok yang lo suka sejak dulu," ujar Kenzo serius.

"Tetep, gue gak mau! Ogah banget gue bikin hubungan sepupu sendiri rusak," tolak Loly tetap pada pendiriannya.

Kenzo mendesah kesal. Ia menarik rambut Loly membuat gadis itu memekik kencang. "Dengerin gue, Permen. Gak bakal ada yang tau soal rencana kita ini. Yang penting gue bisa jadian sama Rora, lo juga bisa dekat bahkan jadian sama Kenzie."

"Itu, kan, yang lo mau?"

Loly terdiam, itu memang yang ia impikan. Dekat dengan Cowok yang sejak dulu ia suka. Tapi, bukan seperti ini caranya. Merusak hubungan sepupunya sendiri, hey! Itu sama sekali bukan dirinya.

"Gue gak mau, sadboy. Awas, ah, gue mau pulang." Loly merapikan rambut pendeknya dan menarik tas ransel lalu berdiri.

"Bego banget sih di ajak kerja sama yang enak." Kenzo mendelik sambil menarik tali tas Loly membuat gadis itu kembali terduduk di sampingnya. "Lo tau, kan, gue suka sama Aurora sejak dulu. Sejak gue kecil, lo ngerti lah gimana perasaan gue sekarang sama dia. Gue gak bisa lupain dia begitu aja, gue masih berharap bisa jadian sama dia, pacaran kaya orang-orang. Jadi, plis, Permen. Bantuin gue sekali ini aja," pintanya sungguh-sungguh.

"Dengan cara lo hancurin hubungan orang yang lo suka, gitu? Coba Lo pikir, Ken. Seberapa cintanya Aurora sama pacarnya itu. Seberapa bucinnya Aurora. Dan seberapa susahnya Aurora buat mencairkan hati pacarnya itu." Loly menggeleng, tetap pada pendiriannya tadi. "Sorry, gue gak mau jadi orang yang bikin hubungan sepupu gue sendiri rusak."

KENZO NATHANIEL Stories to obsess over. Discover now