Daresta mendengar tangisan seorang bayi sedari-tadi mungkin sudah 20 menit, awalnya ia berpikir mungkin tetangganya sedang ada acara keluarga dan membawa anaknya yang masih bayi.
Anehnya, ketika Daresta mendekati pintu utama rumahnya suara tangisan bayi itu semakin mengeras. Tanpa berpikir panjang Darestw membuka pintu rumahnya.
Betapa terkejutnya Daresta menemukan keranjang bayi lengkap dengan bayi tersebut. Ia duduk dilantai sambil menepuk-nepuk badan bayi tersebut, iris matanya menangkap sepucuk surat dikeranjang bayi itu.
Daresta mengambilnya dan segeralah membukanya, ia menutup mulutnya dan kini tangannya bergemetar hebat rahangnya pun mengeras.
"ALPHA!" teriak Daresta memanggil putra semata wayangnya.
Tak lama Alpha yang ia panggil sudah ada di belakangnya.
"Ada ap-," ucapnya menggantung saat melihat seorang bayi dihadapannya.
"Ini bayi siapa Pah?" Tanya Alpha.
Daresta menyerahkan surat itu kepada Alpha, Alpha yang tidak tahu apa-apa langsung membukanya dengan santai.
Alpha jagain Arjuna ya?
Aku tak kuat buat ngehadapin dunia ini.
Aku capek Alpha.
Terimakasih udah selalu ada buat aku
Dan terimakasih udah mau ngurus Arjuna.
Aku mau mati.
Arsya
•Arjuna-27 November
"Papah gak tau siapa ibu dari anak ini, tapi Papah mau ingetin. Seorang manusia berhak hidup dengan layak, apalagi ini bayi Alpha."
•
•
•
TBC.
VOCÊ ESTÁ LENDO
Alpha : Good daddy
Ficção Adolescente"Arjuna di kasih ke gue buat gue urus jadi anak yang lebih berguna dari gue," -Alpha Daresta Berian. _____________ Calling about Alpha ver. Story [@aulvashh] in Wattpad.
