- I'm stuck here with all the choices i've made, and the chances I was too afraid to take -
- Sometime's the hardest thing and the right thing are the same -
"I fight for my self, because no one else will fight it for me, ketika aku harus melawan d...
Hoseok berlari menembus hujan, menuju sebuah caffe tempat ia berjanji untuk menemui seseorang, seseorang yang sangat ia rindukan, yang sudah 2 tahun ini tidak ia temui, caffe tempat yg dulu ia dan sang kekasih biasa datangi. Caffe milik teman masa kecil Hoseok, Kim Namjoon namanya, bukan caffe mewah tapi sangat nyaman, caffe yang menjadi saksi bisu bagaimana cinta dua sejoli terus berkembang setiap hari nya, walau jarak dan waktu memisahkan. Tak peduli hujan semakin deras, Hoseok tetap berlari menuju caffe itu.
"Hyung-ie tunggu aku, sebentar lagi aku sampai, setelah 2 tahun kita tak bertemu dan menjalani hubungan jarak jauh, aku malah terlambat datang huft- maafkan aku hyung" batin hoseok sembari terus berlari
Sesampai nya di caffe Hoseok segera memesan ice americano dan vanillalatte kesukaan ia dan kekasih nya, setelah membayar ia menuju meja pojok tempat favorite mereka sejak dulu.
"Hi hyung, apakah aku lama? Sepertinya aku telat 5 menit, maaf hyung diluar hujan lumayan deras, jaket ku pun sedikit basah" Hoseok terkekeh menatap kearah lawan bicaranya
Setelah berbincang-bincang sekitar 10 menit, pria berlesung pipi datang membawakan minuman Hoseok yang tadi ia pesan.
"Hi seok, ini pesanan mu, aku memberi extraice cream vanilla kesukaanmu"
"Terimakasih joon, kau yang terbaik" senyum matahari itu merekah seraya mengambil gelas yang diberikan Namjoon teman masa kecilnya itu
"Aku ke belakang dulu seok, jika perlu sesuatu panggil saja" Namjoon pergi meninggalkan meja Hoseok sambil tersenyum tipis
Dari balik meja kasir Namjoon memperhatikan Hoseok sedang berbincang dan tertawa-tawa sendiri di meja pojok, sambil sesekali menunjuk bangku kosong di depan nya. Ada rasa sesak di dada Namjoon melihat Hoseok.
. . . . . . . . . . . . .
"Seok, Min Yoongi kekasih mu telah tiada 2 tahun lalu, mengapa engkau belum juga bisa menerima kenyataan, ia tak akan pernah kembali seok, sudahi khayalan mu, ia akan sedih melihatmu terus seperti ini, aku disini seok, siap mengobati lukamu, aku mencintaimu Jung Hoseok" batin Namjoon dalam hati sambil tersenyum pahit ke arah Hoseok
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.