||PASUTRI 1||

169 4 1
                                        

"Saya nikahkan engkau saudara Ganendra Hara Adkhari bin Adrian Adkhari dengan anakku  Edrea  Aksara Mehrunisa binti Aksara Pratama dengan seperangkat alat sholat dibayar tunai"ucap Aksara dengan tegas

"Saya terima nikah dan kawin nya Edrea Aksara Mehrunisa binti Aksara Pratama dengan mas kawin yang teersebut tuunaai"ucap Nendra dengan satu tarikan nafas

"Bgaimana para saksi?"tanya penghulu

"SAAAH"Jawab semua saksi

"Sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri,semoga kalian samawa ya"ucap sang penghulu

Edrea mencium punggung tangan nendra sebagai tanda hormat nya kepada sang suami.Begitupun dengan nendra dia mencium pucuk kepala edrea.

"CIEEEEEE,uhuy enak nih yang udah sah"teriak farzan salah satu teman nendra

"Bisaa enak-enak nih"ucap zunnaira teman dari edrea

Mereka menyalimi semua tamu undangan yang datang,walaupun pernikahan mereka tertutup namun tetap saja kolega-kolega bisnis ayah nya dan papa mertua nya itu banyak yang di undang.

Orang tua mereka pun menghampiri mereka untuk memberi selamat.

"Aaa ya ampuun anak mama udah nikah aja,perasaan kemarin baru aja mama brojolin lo toong"ucap ambika mama nendra

"Kamu sekarang udah jadi kepala rumah tangga nendra,papa harap kamu bisa membimbing istri kamu,dan papa harap kamu segera memutuskan hubungan kamu dengan pacarmu itu"ucap Adrian papa nendra,dengan sedikit mebisik di kata-kata terakhirnya

"Iya pa"jawab nendra

"Sayaang kamu sekarang udah jadi seorang istri,bunda harap kamu bisa menjalankan tugas kamu dengan baik,dan memberikan hak kamu ke dia ya"ucap gauri bunda edrea

"Hiks..hiks..iyaa bun-da rara usahain jadi istri yang baik bub hiks.."ucap rara dengan tangisan nya

"Anak ayaah udaah besar,jadi istri yang baik ya"ucap Aksara

"Iyaa ayah"jawab rara

"Ayah rhea gak bisa banget dateng ya di hari nikahan rara"tanya rara

"Sayang adik kamu itu di Australia,mana bisa main dateng aja,lagian dia juga sekolah sayang di sana"ucap gauri

"Kita vidio call aja bun"usul rar

"Yasudah bunda telfon ya"jawab gauri

Gauri pun menelfon putri bungsunya lebih tepatnya kembaran edrea,rhea sedang bersekolah di Australia,atas permintaan dari oma mereka.

"Hallo bundaa"ucap rhea di sebrang sana

"Aaaa rheaa sayang,aku nikah kamu gak dateng hiks ..hiksss"ucap rara dengan isakan nya

"Suuut kakak jangan nangis doong,nanti make up nya nanti luntur loh"ucap rhea

"Gue kangen sama lo"ucap rara

"Ntar bulan depan gue pulang kok kak,eh btw mana nih kakak ipar gue mau liat dong,"pinta rhea dengan girang

"Eem dia tadi lagi izin pamit ke toilet"ucap rara sambil mencari keberadaan nendra

"Oooh...yaudah deh kalo gitu samawa ya kakakku,gue mau istirahat"ucap rhea

"Iyaa babay"ucap rara dengan nada sedih

Tuuut...

Panggilan telfon itu terputus.

"Udah sayang jangan sedih ntar bulan depan rhea pulang sekalian katanya mau ngenalin pacar dia"ucap gauri

Pasutri SMAWhere stories live. Discover now