Prolog

826 25 2
                                        

"Mulai sekarang lo jadi pacar gue! Gaada penolakan!" Ucap Gibran tegas

"Maaf kak aku gak mau jadi pacar kakak. Aku mau punya pacar yang bisa setia selamanya sama aku" ucap Tara

"Jadi maksud lo gue gak setia?" Tanya Gibran

"Iya katanya Icha kakak sering main main sama cewek lain dan katanya kakak bukan tipe cowok yang setia" jawab tara polos

"Gue bisa setia kok sama lo. memang sih ucapan Icha sahabat lo itu bener sih tapi kan gue cuman mau mereka semua puasin hasrat gue, kalau gue lagi deket sama lo gue ngerasain nyaman banget. Plis ya lo mau?" pinta Gibran

"Tapi aku kurang yakin sama kakak" ucap tara ragu

"Kalau lo mau gue gak bakal renggut beasiswa lo dan gue akan bayar semua pengobatan ibu lo sampai sembuh" tawar Gibran

Mata tara berbinar binar mendengar itu, ia sangat ingin melihat ibu nya sembuh. Tetapi tetap saja ia ragu jika berpacaran dengan cowok yang sering bermain main dengan wanita diluar sana. "Iya deh kak aku mau jadi pacar kakak. Tapi kakak harus janji bakal berubah" ucap tara

"Berubah gimana?" Tanya Gibran

"Aku mau kakak gak main main sama cewek lain dan gak ke club lagi terus aku mau kakak disiplin dan nurut sama guru. Kakak mau ya?" Pinta tara

Sejujurnya ia agak keberatan sama kata kata bunga yang harus disiplin dan nurut sama guru. Ia paling tidak suka disiplin, ia ingin hidup dengan bebas. Tapi tak apa lah, ia hanya ingin melunaskan perasaannya ketika dekat dengan bunga itu saja tidak lebih.

"Okey gue nurut in kemauan lo tapi enggak sama yang disiplin dan nurut ya" ucap Gibran

"Ihh gak mau kakak harus nurut in semuanya" rengek tara

"Iya iya deh gue turutin tapi bener ya lo mau jadi pacar gue" tanya Gibran pasrah

"Iya aku mau"

Entah dorongan dari mana Gibran mau memeluk tara, bahkan sebelumnya ia tak pernah memeluk cewek lain selain keluarganya.

"Mulai sekarang lo gak boleh deket sama cowok lain, datang sama gue pulang juga sama gue" ucap Gibran posesif

"Kalau aku ada urusan sama dia gimana?" Tanya tara

"Sama gue bilang nya. Kalau mau ngapain harus ijin" ucap Gibran

"Siap kak!"

***
Hai guys menurut kalian bagus gak sih prolognya? Aku buat cerita ini sebagai gantinya SJC, walaupun SJC udah aku siapin squel nya sendiri, Tapi pas aku ngerjain draf squel revalina tiba tiba dapat alur cerita gitu. Makanya aku langsung buat cerita, cerita ini lumayan seru kok dan rumit banget kisahnya jadi semoga suka ya.

GibrantaraWhere stories live. Discover now