
Saat Terbangun Dari Tidur Lelapku, Sudah Tak Kutemukan Lagi Notifikasi Pesan Darinya. Sungguh Menyakitkan, Akhirnya Aku Tahu Bagaimana Hari Hari Yang Kujalani Setelah Putus Dengan Dia.
Yang Ku Temukan Setelah Bangun Tidur Hanya Bunyi Alarmku. Dadaku Sangat Sakit Sekali, Nyeri Dan Sesak Masih Terasa Sejak Hari Dimana Kita Putus. Ingin Sekali Menyapanya, Namun Aku Tak Bisa.
Jeritan Hatiku Meraung-raung, Bertemu Dengannya Saja Seakan Aku Ambyar Seperti Pasir Dan Debu. Namun, Mau Bagaimana Memang Inilah Keputusanku.
***
Tapi Aku Tidak Tahu Apa Yang Akan Terjadi Kedepannya.
***
YOU ARE READING
ONLY TODAY
Teen Fiction"Walau Sekarang Aku Tahu Kamu Pacarnya Dia. Namun, Maafkan Aku Telah Mengajak Kamu Ke sini" . . . "Kamu Cukup Menemaniku Di Pasir Pantai Yang Kurindukan Ini. Ayo Lihat Senja Terbenam Bersama-sama. Berdua Saja Untuk Hari Ini. Jika Esok Tiba Semua Kem...
