"Lo tuh duit habis dipakai apaan sih? Emang uang jajan kurang atau gimana?"
"Enggak juga sih, cuman kalau malak lo tuh ada sensasi greget tertantang gitu loh."
"Sungut,"
"Untuk bicara."
Tau ah, nyerah Yeonjun. "Kasih tahu dulu kali ini buat apa?"
"Buat beli jajan, gue mau UTS jadi butuh mental support."
"Dih, kok cepet amat? Perasaan baru kemarin libur udah ujian aja."
"IYA KAN BENER KAN, TAU TUH KOK GERCEP BANGET, HIHH, ANEH GAK SIH KAK?"
"...ga."
"Cih, IP 3,7 deh. Jamin."
"Oke, deal. Besok pagi gue kirim, sekarang gue lagi bikin TA (Tugas Akhir). Kalau gak nyampe segitu, gue cepu-in ke Mama."
"Aish, iya-iya. Dah, sana pergi. Makasih banyak." dan dengan seenaknya Beomgyu memutuskan panggilan terlebih dahulu. Bikin kakaknya di sebrang sana sewot.
❒❒❒
"Beb, pulangnya bareng yak."
"Gak usah gitu ngomongnya, najis." Jeongin menampar Beomgyu yang cengengesan.
"Antara dapat uang jajan atau gebetan baru. Beomgyu yang mana?"
"Duit lah, kan dia tukang malak." Jeongin yang nyahut pertanyaan Jiheon kemudian beralih lagi pada Beomgyu. "Mau ke mana emang?"
"Jajan," kata Beomgyu sambil nunjukin saldo tabungannya di ponsel. Lagaknya padahal duit dari malak juga. "Join gak?"
"Pizza." jawab keduanya kompakan.
"Gampang, cabut dulu."
Dan trio kwek-kwek itu berjalan meninggalkan kampus mereka dengan perasaan riang gembira. Melupakan badai ujian yang bakal dihadapi kelak.
❒❒❒
Kalau kalian pikir JBJ itu bermain-main di mall, maka sebaliknya. Mereka cuman makan pizza sama cuci mata di supermarket. Menghabiskan waktu nangkring di depan mi instan tapi yang ngambil cuman Beomgyu. Atau juga berdiri berjejer di depan bagian makanan beku sambil dipegang-pegang tapi gak dibeli sama sekali. Entah apa pula motivasinya selain saling ngomentarin tekstur tahu atau keju atau sosis.
"Lihat, padahal bentukannya sama-sama lonjong tapi yang ini lebih mahal." kata Jeongin sambil nunjukkin tahu.
"Beda woi, itu tahu biasa yang ini tahu mapo, kan ada tulisannya." sahut Beomgyu.
"Terus juga yang ini tofu, yang kalian pegang tahu. Beda." kata Jiheon sambil nunjuk.
"Lah, beda??"
"Kok beda? Kan sama-sama dari kedelai, sama-sama gak akan dibeli juga."
Dan statement terakhir dari Jeongin itu membuat mereka mengakhiri sesi cuci mata alias belanja jajanan. Dan beberapa keperluan yang sekiranya diperlukan untuk Beomgyu dan Jiheon karena mereka kan tinggal di asrama.
Jadi mereka makan dulu baru belanja kemudian pulang. Iya, begitu saja sebenarnya agendanya karena tujuannya bukan main.
Iya, jajan. Jajan terus dan jajan lagi. Life for jajan.
YOU ARE READING
Click On ╏ C. Beomgyu (ON HOLD)
Fanfiction"...ada yang mau sama lo, tapi lo-nya gak mau. Giliran lo-nya mau, dianya gak mau..." -Yang Jeongin, 2020 Ini tentang Choi Beomgyu yang keder sendiri dengan kehidupan perkuliahannya bersama kisah cintanya yang jauh dari mulus seperti drama tapi juga...
11 : I like him
Start from the beginning
