Happy reading:)
Perkenalkan, nama ku Arina salsabila. Usia ku 17 tahun, aku merupakan pelajar di salah satu sekolah favorit di kota ku. Oh ya, aku punya saudara kembar yang bernama Arini salsabila. Dia lahir 15 menit setelah kelahiranku.
Walaupun kami kembar, tetapi nasib kami jauh berbeda. Ia mendapatkan kasih sayang utuh dari kedua orang tua ku. Sedangkan aku? Haha.. Aku bahkan seperti tak dianggap oleh orang tuaku.
"Arini, ayo keluar... Makan malam dulu nak, bunda udah nyiapin makanan kesukaanmu nih, " panggil bunda
" iya bun, sebentar.. " jawab Arini dari dalam kamar
Beberapa saat kemudian, kami berkumpul. Aku pun ikut turun dari kamarku yang berada di lantai atas, bersebelahan dengan kamar Arini
" bun, aku mau ayam nya lagi.. " kata Arini
" iya ini ambil aja! "jawab bunda
" Arina, kamu makan sayur sama tempe nya aja ya.. Ayam kamu biar diambil Arini. Kamu kakak, jadi harus ngalah" kata bunda kepadaku
"ta.. tapi bun"
"udah gausah ngebantah omongan bunda. Ga sopan " sanggah bunda
Aku pun hanya diam, menahan air mata yang memaksa keluar. Tetapi aku tak kuasa menahannya, aku memutuskan untuk masuk ke dalam kamar dan meninggalkan meja makan tanpa memakan sesuap nasi pun
" udah biarin aja Arina ke kamar, biar dia rasain sendiri sakit perutnya karena kelaparan. Kamu makan aja yang kenyang, biar sehat" kata bunda kepada Arini
" iya bun.. Bunda emang paling baik deh " jawab Arini
" Hiks... Hiks... Aku salah apa ya Tuhan... Kenapa bunda ga pernah sayang kepadaku.. Kenapa aku diperlakukan seperti anak tiri.. Hiks... Hiks" Arina menangis di kamar
Seperti biasanya, Arina memang jarang makan karena jatah makanannya selalu diberikan kepada Arini oleh bunda nya.. Tetapi, walaupun begitu, ia tidak pernah marah. Ia hanya merasa sakit hati dengan perlakuan bundanya. Tak hanya masalah makanan saja, masalah sekolah, teman, prestasi, hadiah ulang tahun dan lainnya selalu saja dibedakan. Entah apa sebabnya, yang ia tau hanyalah ketidakadilan yang ia rasakan.
Makasi uda baca ceritaku:)
Janlupa vote and Comment guys!
Follow IG ku juga yaa.. @intan.nisaaa dan @intannisa_2
DM aja ntar aku follback:-*
YOU ARE READING
SAMA TAPI BEDA
Teen FictionBaik, suka mengalah, pintar dan rajin. Sungguh bertolak belakang dengan saudaranya. Tetapi tak pernah mendapatkan apa yang harusnya dirasakan Yeah.. Begitulah dunia
