Part. 01

123 29 4
                                        

"Novia...bangun sudah telat kamu berangkat sekolah, ayo bangun," ucap seorang paruh baya yang ada di balik pintu kamarnya.

Yang di panggil namanya pun langsung bangun. "What!!! Dah jam 06.30 waduh gue bisa telat ini." ucapnya dengan keras sambil melebarkan bola matanya saat melihat jam dekker yang berada di nakas.

"Iya Bun,nanti aku ke bawah." teriak Novia

"Oke, Bunda tunggu di meja makan ya," Ujar sang bunda.

Setelah itu Novia beranjak dari kasurnya dan bergegas cepat berlari menuju kamar mandi karena dirinya sudah telat bangun.

Wanita paruh baya itu adalah ibunda Novia yang bernama Mega. Tak lama dari itu Novia selesai dari berpakaiannya, ia menuruni anak tangga.

"Selamat pagi bunda,ayah dan abang ku tersayang," ujarnya dengan penuh semangat dan gembira.

"Sudah ayo duduk, kamu sudah telat kan?" tanya Mega sambil mengolesi roti dengan selai coklat kacang.

"Tau lo, cepettan makan rotinya, bisa-bisa lo kena hukuman. Tumben lu telat bangun. Biasanya bangun pagi, dasar keboo!" sambung abangnya sambil mengejek adiknya itu.

Novia memang mempunyai Abang yang sangat sayang dan peduli kepadanya, tapi memang abangnya suka bercanda, tapi aslinya abangnya sangat menyayangi adek nya ini. Namanya adalah Muhammad Farel Adiputra.

"Yeuhh, apaan sih lo kalo ngomong. Gak jelas!" jawabnya dengan kesal dan penuh penekanan.

"Emang bener sih lo itu kebo, kalo dah molor susah di banguninnya," ujar Farel dengan tawa yang meriah.

Novia hanya terdiam dan malahap rotinya dengan kesal karena perkataan dari abangnya itu.

"Sudah..sudah.. Ayo cepat selesaikan makan nya, habis itu berangkat sekolah sama abang mu di antar." ucap ibunda.

Setelah selesai sarapan, kini Novia dan Bang Farel berpamitan dengan kedua orang tuanya.

"Bunda, Ayah, Novia berangkat dulu ya," ucap Novia sambil mencium tangan kedua orang tuanya.

"Ya bun. Farel juga pamit, berangkat dulu kita," sambungnya sambil mencium tangan kedua orang tuanya.

"Ya, hati-hati ya nak," ucap sang ayah dengan penuh kasih sayang sambil mengelus kepala Novia dan Farel.

"Siap yah!" ucap Novia dengan senang sambil memperagai seorang polisi dengan sikap tegapny dan bergegas pergi menuju mobil.

Farel dan Novia bersiap-siap untuk berangkat sekolah. Setelah berpamitan, Farel langsung menjalankan mobil sportnya.

"Hati-hati bawa mobilnya ya nak," ucap bundanya sambil melambaikan tangannya ke arah kaca mobil.

#####

Bersambung....

Oke guys, ini cerita pertamaku baru di up.
Jangan lupa vote and coment nya ya!

Thank you so much♥

See you next time:)

CINTA ABADI (PENDING!) Where stories live. Discover now