Malam semakin larut, dingin semakin menusuk. Gadis itu duduk termenung menikmati hujan dari jendela kamar dengan pena di ganggamannya, raganya diam namun pikirannya menerawang jauh entah kemana.
Gadis itu bernama viant atau panggil saja Vi, gadis yg terbilang ceria, bawel tapi keras kepala, si pemberani tapi cengeng sebenarnya, cantik, putih hanya kurang tinggi alias semampai. Vi gadis yg cukup pintar, tidak sedikit yg suka kepadanya begitupun yg tidak menyukainya. Vi menyukai senja, malam dengan bulan bintang, dan menyukai hujan karena menenangkan katanya. Setiap hujan malam hari Vi akan setia dengan penanya menuliskan bait - bait indah tentang seseorang yg selama bertahun - tahun menjadi tokoh utama dalam coretannya.
Ia adalah Pam, laki - laki yg kala itu adalah seorang playboy mampu membuat Vi jatuh hati. Pam laki-laki yg baik bercampur galak sedikit egois, dia tampan dengan pesonanya, tajam matanya, dan hidung mancungnya. Pesona yg Pam miliki tidak sedikit membuat perempuan jatuh hati padanya, Pam tidak romantis tapi humoris itu yg membuat Vi bahagia didekat Pam meski hatinya terkadang teriris oleh ulah Pam.
Pam terlalu pandai menyembunyikan rasanya terhadap Vi. Sedangkan Vi terlalu takut menanyakan kepada Pam, mereka terlalu dekat jika disebut teman, terlalu mesra jika dibilang sabahat tapi disebut sepasang kekasihpun tidak bisa sebab mereka tidak pernah membicarakannya. Mereka hanya selalu menghabiskan waktu bersama. Sampai pada akhirnya Vi harus pergi jauh dari Pam, hati mereka sama-sama merasakan kehilangan namun tidak bisa berbuat apapun selain berdoa semoga kelak bertemu lagi, Pam lah yg paling percaya akan hal itu. Pam yakin entah kapan dan dimana akan bertemu lagi dengan Vi. Sedangkan Vi hanya berusaha ikut meyakinkan diri jika kelak mereka akan bertemu lagi di waktu yg tepat dan Vi pergi dengan menyimpan rapih cintanya kepada Pam di dalam hati.
Perjalanan keduanya tidak pernah mudah, terlalu rumit terlalu banyak badai ujian ataupun luka tapi banyak juga bahagia yg mereka ciptakan bersama.
Akankah Vi bertemu lagi dengan Pam? Akankah perasaan keduanya tetap sama ketika bertemu lagi? Akankah hubungan mereka menjadi jelas? Seberapa lama Vi menunggu Pam? Apakah Pam kuat menghadapi ujian demi ujian?
*To be continue ...
Warning !!
Jangan lupa vote gaesssss :))
Jangan copas ini murni karya sendiri !! Tolong hargai karena jika kamu menghargai org lain maka org lain pun akan menghargai kamu ^^
Kritik dan saran kalian kutunggu...
VOCÊ ESTÁ LENDO
PAM
Romancecinta tidak selalu tentang bahagia tapi sepaket dengan lukanya. banyak perjuangan yg tidak pernah mudah, terlalu banyak lika-liku seperti benang kusut bahkan luka akibat perjuangannya banyak yg tidak bisa dijelaskan lagi oleh kata-kata. seperti hal...
