Prolog

327 39 16
                                        

"lo harus mainin satu lagu romantis pakai gitar lo untuk anak yang datang tepat pukul 07.10 digerbang oke?" Tantangan yang diberikan oleh Rafa,temannya Farel.

"Etsehh gaada tantangan lain apa?tau gini lebih baik tadi gue milih kejujuran aja" Farel mengelakkan tantangan yang ia peroleh akibat kalah permainan.

"Yaelah jadi laki kok takut heleh heleh" Tutur salah seorang dari temannya Farel,Reza.

"Bukannya gue takut,tapikan gue murid baru disini yakali kan siapa tau dia cewek gimana?"

"Kenapa emang?"Rafa bertanya sambil mengangkat sebelah alisnya.

"Ntar gue dikira sok belagu lagi,gak ah!"Farel memalingkan wajahnya seraya berdiri mengambil gitar nya.

"Sportif dong boy,masa gitu aja gengsi"potong Rafa sekali lagi.

"Iya deh iya"respon Farel sambil berjalan menuju kearah gerbang.

Tak berapa lama ia berjalan, tiba-tiba datanglah sebuah mobil keren berwarna merah,tampak dari plat nya mobil itu baru keluar dari dealer.

"Astaga jangan!" Rafa terkejut dengan  apa yang ia lihat.

Farel menoleh dan melihat seorang gadis muda yang baru saja turun dari mobilnya, gadis itu membawa sebuah iPad ditangannya.

"Jangan Aurel kumohon,woy putar balik woi"panggil salah seorang teman Farel.

"Kenapa?gue berani kok"balas Farel sambil tetap berjalan seraya memegangi gitarnya dan bersiap-siap untuk menyanyikan sebuah lagu.

******

"Mampus deh lu boy, lu anak baru makanya lu gatau siapa tuh Aurel divya natasha"batin Rafa sambil memasukkan kedua tangannya kedalam saku celana.

"Jangan woi jangan udah gajadi tantangannya batal woi"panggil Reza,temannya Farel.

"Jangan Aurel... jangan....maap woi gue kelupaan kasih tau lu tentang siapa itu Aurel"ucap Rafa sambil tetap melihat adegan yang dirasanya akan sangat memalukan itu.

Tunggu...memalukan? maksudnya?kejadian apa?emang siapa Aurel?

"Hai"sapaan hangat Farel sembari melambaikan tangannya kepada gadis dengan rambut ikal itu.

Waktu pertama kali.....
Kulihat dirimu hadir.....
Rasa hati ini....inginkan dirimu...🎶
ᴊʀᴇɴɢ... ᴊʀᴇɴɢ..ᴊʀᴇɴɢ🎸

Blaaa.....bla....bla.... hingga akhirnya ia menyelesaikan lagunya itu seraya memainkan gitar dengan kebolehan yang ia miliki.
Heeumn.... lumayan untuk murid kelas xii itu sudah bisa dikatakan WOAW!

"Mampus deh lu, maap woe"batin Rafa tatkala ia lah yang telah memberikan tantangan itu kepada teman baiknya,Alfarel pradipa Aditya panggil Farel aja.

"Maaf... ehumn ini cuman tantangan dari temen-temen gue yang disono tuh" Farel menunjuk kearah tempat dimana dia dan teman-temannya tadi bermain.

"Tadi gue cuman kalah dari permainan,yah... jadinya gue disuruh pilih antara kejujuran dengan tantangan yah tentu dong gue pilih tantangan hehe" celoteh ramah Farel dan tiba-tiba entah kenapa bisa ia berfikir untuk mengulurkan tangannya kepada Aurel yang sedari tadi hanya menatapnya dengan tatapan TIDAK SUKA.

"Kenalin nama gue Alfarel Pradipa Aditya panggil aja gue Farel" sapaan perkenalan Farel dan tak lupa ia tersenyum kepada gadis itu.

Ia sama sekali tak berfikir panjang,siapa gadis itu,dari kalangan apa,anak siapa,dia baik?atau segala macamnya,karena Farel memang memiliki sifat yang bisa dibilang sangat ramah sehingga terkadang itulah yang membuatnya kelihatan bodoh.

Aurel tak berkata apapun,ia langsung memasukkan iPad miliknya kedalam tas, selepas itu ia mulai mengangkat tangannya dan tiba-tiba.....

𝗣𝗹𝗮𝗸𝗸!!!

Tamparan keras melayang dipipi lelaki itu,sehingga kejadian itu membuat mereka menjadi bahan tontonan bagi siswa-siswi yang lewat, mereka memilih berhenti untuk sengaja menyaksikan adegan yang mirip seperti adegan difilm korea itu.

𝘏𝘢𝘪 𝘣𝘶𝘥𝘢𝘺𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘷𝘰𝘵𝘦 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘤𝘢
                                ▪️
     Jangan jadi silent readers yah
                                ▪️
                               
𝙂𝙖𝙚𝙨!!
𝙅𝙖𝙙𝙞 𝙞𝙣𝙞 𝙩𝙪 𝙠𝙖𝙧𝙮𝙖 𝙠𝙚2 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙖𝙪𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙮𝙖𝙝, 𝙫𝙤𝙩𝙚 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙤𝙢𝙚𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖 .. 𝙖𝙪𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙩𝙪𝙣𝙜𝙜𝙪 𝙮𝙖𝙝𝙝🖤

Follow ig author hihiw @naayditia

AUREL Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang