Prolog

266 15 3
                                        

Happy Reading!

"Lo sentuh dia, lo mati, anjing! Nggak peduli siapa lo di kehidupan sebelum nya."

Lelaki tampan itu menatap lawan bicara nya dengan tajam disertai nafas yang memburu karena menahan emosi yang sudah memuncak.

Bukan nya takut dengan tatapan tajam lelaki tersebut, sang lawan malah tertawa keras menghiraukan tatapan tajam yang terlihat mengerikan itu.

"Wow, santai. Bahkan gue belum mulai. Apalagi kalau udah mulai, ya?" Cowok itu menampilkan senyum smirk nya, "Zensen, lo harus lenyap di tangan gue, dan semua orang yang lo cintai, juga harus menderita. Satu hal yang harus lo tau, kebencian gue nggak akan pernah hilang sampai hidup lo menderia dan lenyap di tangan gue."

Tangan lelaki yang bernama Zensen itu sudah terkepal erat, sekuat tenaga menahan diri nya untuk tidak melayangkan pukulan ke wajah lawan bicara nya di depan ini.

"APA YANG LO BENCI DARI GUE, ANJING?!"

Lelaki yang bernama Lewis Sean Anderson tersebut berdecih dan menendang dinding yang berada di samping nya. "SHUT UP YOU'R FU*KING MOUTH!"

Zensen maju selangkah mendekat pada Sean, dan tersenyum sinis sambil mendekat ke telinga cowok itu.
"Dengar, Se. Lo nggak akan pernah bisa ngelenyapin gue, kalau lo berani nyentuh orang terdekat gue, gue nggak bisa jamin nyawa lo akan terselamatkan atau enggak. So, wake up, Se. Jangan pernah berharap untuk ngelenyapin gue."

Setelah berkata seperti itu, Zensen berlalu pergi dari tempat itu.

Ya, Zensen Varrelion nama nya. The Troube Maker SMA Lexior, sekaligus pemimpin geng besar yang mempunyai banyak koneksi, Vulkano nama nya. Tak akan ada yang berani mengusik kehidupan Zensen, apalagi cewek yang dicintai nya.

Maaf ya kalau ada kekurangan diceritanya.
Mohon dukungan juga untuk kami yg baru perdana buat cerita.
Jangan lupa tinggalkan vote & comment nya guys!(:

PRAGMAWhere stories live. Discover now