"Eh liat liat" Ucap seorang gadis yang menunjuk ke arah dua orang tidak jauh didepannya kepada teman temannya, terlihat dua gadis tengah duduk di salah satu bangku taman. dua gadis lainnya melihat ke arah yang sama dan mereka terlihat antusias melihat pemandangan tersebut.
"Itu kan kak Liza, kakak kelas kita kan?" Ucap gadis lain menanggapi.
"Wahh parah sih, cantiknya emang kelewatan" gadis terakhir pun ikut terkagum.
Chika melihat tiga gadis tersebut memperhatikan orang yang tengah duduk didepannya. Pandangannya beralih ke arah sosok perempuan tengah asik memakan ice cream nya.
Ia menelisik wajah sepupunya tersebut. Matanya yang besar dan bersinar, hidungnya yang mancung, kulit wajah mulus. Memperhatikannya membuat Chika dengan tidak sengaja menyentuh wajahnya lalu menunduk.
"Permisi?" Ucap seseorang dibelakangnya, Chika terdiam sejenak lalu mengadah ke depan. Melihat sepupunya tengah tersenyum manis ke arahnya, maksudnya ke belakangnya.
"Iya? Wah kayaknya gue kenal lo semua deh. Lo adek kelas gue kan?" Ucap Liza dengan intonasi yang ramah.
"Kakak kenal kita? Ahhh senengnya" Ucap gadis yang berbeda. Chika menunduk, membiarkan wajahnya tak terlihat. "Foto bateng yu kak? Jarang jarang kita bisa ngobrol secara langsung gini kak" suara gadis lain terdengar tak kalah antusias.
Liza mengangguk dan tersenyum, yang langsung disambut dengan keributan ala wanita.
"Kita selfie ya kak?" Ucap gadis yang pertama.
Gadis tersebut langsung duduk di antara Chika dan Liza, disusul dengan kedua temannya.
"Minggir dong!" Ucap gadis kedua yang entah sengaja atau sengaja mendorong Chika.
Chika mengadah, membelalakan matanya. Dan dengan kesadaran penuh ia menjauhkan tempat duduknya dari mereka. Mengambil jarak yang dikira cukup aman baginya. Liza yang melihat pun segera memasang wajah jengkel.
"Jangan gitu hey, itu kakak kelas lo juga" Liza menunjuk Chika dengan dagunya dan memasang ekspresi tidak suka.
Ketiga gadis tersebut hanya melihat heran Chika yang tengah setengah menundukan kepalanya. Ekspresi yang mereka tunjukan sudah cukup memberi tahu kalau mereka tidak mengenal sama sekali dengan Chika.
"Chika! Lo jangan cuek napa sama adek kelas lo. Sapa kek" Ucap Liza yang dilanjut dengan kekehan.
Chika mengeluarkan suara decakan, lalu melihat ke arah tiga gadis itu. Dia hanya menaikan salah satu sudut bibirnya dan mengangkat tangan kanannya, yang artinya 'hai' dan mengalihkan pandangannya ke arah lain dengan sesegera mungkin. Tiga gadis tersebut hanya tersenyum canggung. Liza hanya menatap sepupunya dengan tawa meremehkan yang keluar dari mulutnya.
Ketiga gadis tersebut melihat ke arah Liza dengan heran.
"Itu temen kakak? Kakak kelas kita juga? Kok gue gak kenal sih" Gadis ketiga tersebut bertanya dengan mata yang melihat ke arah Chika dari sudut matanya.
"Sepupu gue" Ucap Liza santai.
"Sepupu? Tapi kok gak secantik Kak liza sih?" Dengan bisikan yang agak keras.
YOU ARE READING
INSECURE
Teen FictionChika Athena. Anak perempuan cantik yang selalu menganggap dirinya tak sempurna dan tak pantas. Start Kamis, 02 April 2020. Ketika Corona melanda.
