HLMN 1

305 62 45
                                        

Nampak seorang pria yang sedang melemaskan badannya dengan lelah.Dia adalah Raden Rama pratmaja pria berkulit putih tinggi.

"Ahhh ... akhirnyaa pulang sekolah jugaa! Enaknya ngapain ya sekarang?bantu mikir dong lu pada jangan diem muluu." Ucap pria berkulit putih dengan seragam kancing terbuka 2 yang duduk dibawah sopa kepada teman temannya.

"Minum es jeruk enak! seger seger gimana gitu,ya ga Zal?" Ujar salah satu teman yang duduk disopa dekat Izal.

"Nahh! gue juga mau bilang yang lo bilang Ris."

"Ahh lo mah selalu gitu Zal." Protes Billy pada Izal

"Bener emang kebiasaanya gitu,"

"Apaansi lu pada ahh,coba pikir yang lain dah gue juga bakal buatin minum buat kalian kalee." Ucap Rama menghentikan perdebatan mereka.

"Ahh,gue punya ide bagus! hayu ikut gue keatas rumah lo sekarang!" Kata Billy teman Rama yang selalu tidur dirumahnya itu.

"Apaansi Bil,gue udah sering ketempat itu! lagian ya ini rumah guekan mau apa juga lo ajak gue keatas."

"Iya lo gimana sih bil," Ucap kedua teman,Izal dan Aris pada Billy kompak

"Ehh,kalian aja yang gatau! kemarin gue liat ada cewe cantik diteras atas rumah lo Ma."

"Hahh!" Serentak semuanya terkejut dengan apa yang dibilang Billy termasuk pembantunya Rama yang sedang ingin menaruhh minum dimeja,Rama yang melihatnya langsung mengerutkan dahinya.

"Apaansi bi! kepo bangett,udah bibi kebelakang aja."

"Hhe,bibi cuman terkejut aja den,masa diteras rumah aden ada cewenya kan gamungkin ya den,aden pan gapunya cewe."

"Hahh!" Aris,Izal dan Billy serentak,

"Kenapa si kalian gajelas banget! huha haah,bibi lagi."

"Ehh iya den bibi kebelakang dulu ya,"

"Yaudah hayu Ma kita keatas,gue gasabar liat tuh cewe cantik," Ucap Billy antusias.

Mereka menaiki tangga dengan ribut kecuali Rama pemilik rumah dan sama sekali tidak tertarik untuk melihat cewe yang dibilang Billy,

"Yaudah kalian cari aja cewenya,gue mau kebawah ganti baju." Ucap Rama menepuk pundak Billy dan Izal

"Tapi lo gamau liat cewe itu Ma?" tanya Billy pada pria yang sedang menuruni anak tangga itu,

"Nanti gue nyusul kalo udah ganti baju," Jawab Rama berteriak.

"Ada ada aja si Billy,mana ada cewe diteras atas rumah gue,halu tuh ya anak mentang mentang jomblo! gue aja yang jomblo ga kaya dia tuh." Ucap Rama sambil mengganti bajunya dan segera kemeja makan untuk makan dan menghiraukan teman temannya yang sedang mencari cewe yang dibilng Billy.

"Mana nih Bil? lama bener tuh cewe."

"Lo sabar dong,sebentar lagi juga cewe itu keluar!"

"Tuh kan,apa gue bilang itu,dia cewenya." Billy langsung menunjuk cewe yang sedang mengeringkan rambutnya,
Sampai sampai Izal dan Aris membuka mulutnya.

"Bau apa ini ya?" Billy melirik pada kedua temannya itu,

"Heyy,tutup mulut kalian! baunya nyampe gue."

"Gue tau,lu pada kagetkan liat cewe itu?gue bilang juga apa dia tuh cantikk," Lanjut Billy pada kedua temannya Izal dan Aris.

"Tapi,ituu a..." Ucap Aris ingin memberi tauu bahwa itu adiknya tapi Izal memotongnya

"Kenapa si loo ahh," Tanya Izal pada Aris.

"Gue mau deketin dia sama Rama,siapa tau mereka jodoh kan."

"Perasaan gue nanya Aris deh,bukan lo Bil."

"Ya gapapa,gue udah yakin banget! kalo cewek itu bakalan suka sama gue."

"Lo aneh yehhh!"

Aris yang mendengarnya langsung membuka mulutnya dan lagi lagi perkataan Aris dipotong oleh kedua temannya.

"Tap.."

"Udahlah Ris,lo doain aja mereka."

ALIZA.Where stories live. Discover now