Prolog

350 39 6
                                        

•••

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

••

Suara keras yang terjadi di luar nyatanya tidak cukup mampu menutupi kesunyian yang terjadi dalam pikiran perempuan itu.

Dengan terduduk di kasur lantai miliknya, tepat di kamar berwarna cokelat-nya pula, dia sama sekali tidak mengalihkan perhatian dari kaca jendela sejak 30 menit lalu. Di mana awan mendung terlihat bebas berarak di atas sana.

Sesekali, perempuan berhijab kebiruan itu memaksakan senyum walaupun tipis di wajah. Namun, sama sekali tidak bisa. Yang ada justru raut sedih kontras di sana. Ekspresi yang juga melambangkan suasana hatinya.

Ada yang pernah berkata: jika kesedihan atau kebahagiaan hidup berdampingan dan keduanya pun sementara, meminta untuk tidak selalu larut dalam dua rasa yang valid bagi manusia itu. Hanya saja, perempuan tadi berpikir sejak kemarin, apa hari-harinya kini akan terus dirundung duka?

Karena ... ia telah bodoh menetapkan satu takdir yang sedari awal tidak diinginkannya. Demi tiga sosok yang ingin dilihatnya selalu bahagia. Selalu bersama.

"Tapi bagaimana dengan kamu, Sya?" Perempuan itu akhirnya bergumam, lalu tersenyum miring penuh putus-asa.

Tidak sengaja pula telinganya mendengar sebuah kalimat tegas yang menjadi awal dari semua kehancuran tentang angan indah di hidupnya. Pada satu sosok yang membuatnya ingin sekali mengubah ketentuan-Nya.

•••

-
-
-

Bismillah..

Hallo! Alhamdulillah. Cerita baru~

Eh, bukan deng. Ini cerita yang udah lama banget di draft, sering publis ulang dan berakhir diunpublis juga. Nah! Sekarang saya mau coba terusin lagi, tapi dengan alur, beberapa nama tokoh, dan konflik beda. Jadi naskah baru juga sih ceritanya, wkwk..

Tapi biarpun gitu, semoga dapat banyak pelajaran yang berharga dari cerita ini, ya! Semoga dapat menghibur juga~

At last, tolong dukungannya dengan vote, komen, share (biar jarinya berkah) okey? Haha. And thank you all for reading this story. Terima kasih juga sudah menemukan cerita ini. Sampai ketemu di chapter selanjutnya.🤍

Start on: 18 Juni 2025
.

Dear SyaqilaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang