Sebuah cerita tentang pertemuan antara Radith dan seorang gadis bernama Sera.
Pertemuan itu singkat namun melekat.
This is not your average tale of serendipity
Meeting and parting, not as simple as they might think
This is my #3 writing attempts. Pl...
"Haha.. it's all right. I was having a great time last night. Thank you."
"Let's hang out sometime." Ujar Radith. Ia biasa mengatakan hal itu untuk berbasa basi namun sepertinya Val bisa menjadi salah satu temannya. Ada satu sisi wanita itu yang terasa tidak asing baginya.
"Ya.. let's hang out sometimes, when we're sober.." Katanya menekankan.
"Yap when we're sober.. gue mohon maaf juga kalau kemarin banyak ngomong gak jelas soal hidup gue." Kata Radith.
"Haha.. namanya juga lagi mabok.. udah biasa." Katanya lalu berdiri dan mengambil tasnya. "Oh ya.. Dith.. whoever Sera is, I bet she had a great effect on you because you kept calling me her name."
"What?" Tanya Radith tidak percaya.
Did he? Ia melakukan itu? kini ia semakin merasa bersalah pada gadis itu.
"I don't know I did that.. I'm really sorry.." Kata Radith.
"Never mind. No hard feeling, lo butuh company dan gue pun, mungkin gue juga ngelantur soal masalah gue kemaren ke lo.. anyway.. Gue doain lo supaya bisa cepet move on ya. You deserve someone better." Katanya. Radith kemudian terdiam.
Ia yakin alasannya minum hingga mabuk kemarin bukan karena Sera, namun mengapa namanya yang ia sebut ketika ia tidak sadarkan diri?
"I'm really sorry for everything Val.." Katanya sekali lagi.
"Anyway.. we must stop this 'I'm sorry' fiesta because it'll never end.. I gave you my number, you can call me anytime, alright." Kata Val tersenyum. "Bye Radith. Good luck with everything." Katanya sambil menepuk pundaknya kemudian berlalu.
Mungkin ada alasan mengapa ia memanggilnya Sera sepanjang malam kemarin.. Ada satu sisi Val yang begitu mirip dengannya.
...
...
Sambil menyiapkan baju yang akan dibawanya menuju Bogor, Radith kembali memikirkan perkataan gadis itu.
'Move on, you deserve someone better.'
He had moved on. He was so sure about it until today.
Sambil menunggu Fadil menjemputnya Radith kembali membuka layar telepon genggamnya. Kali itu ia kembali memandang satu foto yang ia simpan dan sudah lama ia tidak lihat. Foto satu orang gadis dengan mata terpejam.
Fadil:
Dith, gue otw lobby, lo stand by.
Sebuah pesan singkat dari Fadil untuknya muncul di layar telepon genggamnya dan membuyarkan lamunannya. Ia kemudian bergegas untuk menemui Fadil di lobby. Setelah melihat foto itu, satu hal kembali terlintas di kepalanya.
It's been so long since the last time I dreamed of you. Sera, where are you now?
**** Radith, ten years later, Jakarta
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Perkenalkan si cantik Joy as Valeria aka Val
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Dan Kwon Hyun Bin as Fadil
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
****
Thank you for reading another chapter of STRINGS.. 🙏🏻