Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

1st - How did I get here?

3.9K 185 53
                                        

Hai, I want to warn you that this story uses face claims. The genre is romance fantasy with slow burn plot. If you find any mistakes, feel free to let me know politely. Happy reading!

*

DEMAIN INCONNU
written by (at) inesby

*

"Demain Inconnu" berasal dari bahasa Prancis.

Demain berarti besok atau esok hari, menggambarkan waktu yang akan datang. Inconnu berarti tidak diketahui, tak dikenal, atau misterius.

Sehingga Demain Inconnu bisa diartikan sebagai "Esok yang Tidak Diketahui" atau "Masa Depan yang Misterius." Frasa ini mencerminkan ketidakpastian tentang apa yang akan terjadi di hari esok, seolah-olah masa depan adalah teka-teki yang belum terungkap.

P R E V I E W

"Maybe it's not about happy ending. Maybe it's about the story. "

Albert Camus

***

Katanya, di dunia ini hal tidak masuk akal sekali pun bisa terjadi secara tiba-tiba. Malam itu, cewek bernama lengkap Feaneeta Yejisya Saffana berlari menerobos gerimis untuk bertemu sahabatnya yang bernama Lili di kafe langganan.

Entah karena terlalu antusias atau ceroboh, dia hampir tersungkur ke aspal karena tali sepatunya lepas sampai mengabaikan traffic light yang berubah hijau. Dengan begitu saja, benda padat itu menghantam tubuh dan melambungkannya sejauh beberapa meter dari tempat semula. Kesadarannya mengikis bersamaan dengan teriakan histeris beberapa pengguna jalan.

"Ini gue harus mati muda, ya? Padahal gue belum sempat sidang skripsi! Mama, Papa maafin Fea, ya!!"

Fea kira, dia akan mati muda layaknya drama tragis yang sering ditonton. Namun, Fea salah. Bukannya terbangun di rumah sakit, dia justru terbangun di emperan Indomaret dan disambut oleh seseorang dengan sebuah paragraf aneh.

Tunggu, kok Indomaret? Tadi kan ...

Tanya Fea menggantung karena langsung diserobot oleh sosok asing itu. "Halo, dengan San si ahli e-time traveling di sini. Selamat, Anda, atas nama Feaneeta Yejisya Syaffana mendapatkan kupon e-time traveling. Syarat dan ketentuan berlaku."

Fea memandangi cowok tampan yang datang langsung nyerocos panjang kali lebar itu. Matanya bergerak panik memindai sekitar. Refleks, tangannya turun untuk mengecek tubuh. Semuanya masih utuh dan tak sedikit pun merasakan sakit, hanya linu sedikit di kakinya. Melihat Fea dlongopan macam anak kecil yang tersesat di pasar malam, cowok yang mengaku bernama San itu bersedekap maklum. Dia membiarkan Fea untuk sejenak meratapi kebingungannya.

"Lo siapa?" Akhirnya tanya keluar dari mulut Fea. Bibirnya agak bergetar karena panik.

Dengan gerakan tangan membentuk tanda peace, cowok itu menjawab semringah. "A man who has dimples, San."

Fea mengerjap. "Buㅡbukan itu."

"Hm?" Cowok itu mengangkat sebelah alisnya.

Demain Inconnu [END]Stories to obsess over. Discover now