Prolog

56 10 0
                                        

"SAMUDRA!" Teriak Liora.

Samudra yang mendengar teriakan perempuan yang sangat ia hindari pun berdecak lalu semakin mempercepat langkahnya.

Liora yang melihat Samudra semakin menjauhinya malah berlari sambil tersenyum seakan itu terlihat menggemaskan dimatanya.

"Hayo mau kemana?" Ucap Liora saat berhasil menghadang Samudra.

"Apaan si yo, minggir!" Ucap Samudra ketus.

"Ih lo mah galak" Liora mengerucutkan bibirnya.

Samudra bergeser ke kiri untuk melewati Liora, tapi Liora ikut ke kiri. Samudra ke kanan, Liora ke kanan. Kelakuan Liora itu membuat Samudra menghela nafas.

"Lo mau apa sih yo?capek gue" Ucap Samudra sambil memegang batang hidungnya.

"Senyum dulu baru boleh lewat" Jawab Liora sambil memperlihatkan cengiran khasnya.

Samudra tersenyum terpaksa, tidak sampai 2 detik.

"Yang ikhlas" Ucap Liora lagi.

Samudra tersenyum lagi selama 3 detik.

"Kurang lama" Ucap Liora lagi.

"Yo" tegur Samudra saking sudah tidak tahannya berhadapan dengan perempuan satu ini.

"Ayo senyum lagi sambil bilang 'Liora cantik, permisi ya Samudra mau lewat' Ayo cepet" Ucap Liora sambil tersenyum, Liora sangat suka menjahili lelaki kesukaannya ini.

"Liora rese, awas gue mau lewat" Ucap Samudra sambil menarik tangan Liora dan menyingkirkan perempuan itu dari hadapan nya lalu berjalan melewati Liora.

Liora yang malah kesenengan semakin melebarkan senyumnya dan memanggil Samudra kembali.

"Samudra!"

Samudra kembali menoleh ke belakang.

"Kalo udah suka gue, bilang ya! dadah"

"Cewek aneh" gumamnya.







tekan ⭐ jika kamu suka part ini!
jangan lupa support cerita ini yaaa!🖤

SAMUDRA.Donde viven las historias. Descúbrelo ahora