Gue bukan Siti Nurbaya!
- Cellistin Velicia Harris -
"
GAK!" Teriak seseorang dari ambang pintu mengejutkan dua orang yang berada didalam.
"Toa!" Andre balik teriak membuat Malvin menutup telinganya.
"Kak Malvin apaansih main jodoh-jodohin orang aja" sungut Velicia yang sudah masuk kedalam kamar Andre.
"Daripada lo mati jomblo" mulai sudah perang dunia ke-3. Andre tetaplah Andre yang selalu menjahili adiknya tiada henti.
"Gue bukan Siti Nurbaya!" Geram Velicia dan langsung melempar Andre dengan buku yang entah dia dapat darimana.
Bugh.
Tepat sasaran.
"Ishh" ringis Andre sambil mengelus kepalanya. "Sakit bego!"
Velicia mendengus kesal. Gitu aja kok sakit batinnya. Entah Velicia yang buta atau Andre yang lebay.
"Emang kak Malvin sudah ada calonnya?" Tanya Velicia ragu-ragu takut Malvin sudah mengsiapkan calon untuknya.
Velicia tentu saja takut, ia tidak mau nantinya calonnya itu jauh dari tipenya. YaAllah tolonglah hambamu ini -batinnya.
Andre yang sudah mewanti-wanti jawaban dari Malvin geram sendiri.
Ia berharap Malvin menjawab iya.
"Belum" jawab Malvin enteng.
Velicia menghela nafas pelan bersyukur kakaknya belum menemukan orang yang akan dijodohkannya.
Andre wajahnya sudah merah padam merasa dibodohi oleh kakaknya sendiri.
Malvin malah asik dengan psnya tidak memperdulikan ekspresi kedua adiknya.
Andre beranjak dari kasurnya dan berjalan keluar dengan mulut komat-kamit entah sumpah serapah untuk Andre atau Velicia. Mereka berdua sama-sama sudah membuat Andre emosi.
"Kakak kamu kenapa tuh?" Tanya Malvin dengan watadosnya.
"Adek kamu PMS tuh" Velicia meniru kata-kata Malvin. Hening sejenak.
"Hahahaha" mereka tertawa barengan.
Bahagia itu sederhana.
*****
Sekarang Velicia sedang berada didepan cermin, mengamati satu benda yang asing menurutnya.
"Gimana yaa biar keliatan bagus" gumamnya.
Ceklek.
Velicia tidak menyadari bahwa Andre masuk kedalam kamarnya untuk mengajaknya sarapan pagi.
"Hahaha" Velicia menoleh ke belakang dan terkejut melihat Andre yang sedang tertawa keras sambil memegang perutnya.
"Lo pake ginian? Udah pensiun jadi cewek jadi-jadian?" Ejek Andre sambil mengangkat lipbalm yang dipegang Velicia tadi.
Velicia mengambil lipbalmnya yang dirampas oleh Andre. "Apaansih lo sirik banget jadi orang. Keluar sana!" Teriak Velicia yang sudah terlanjur emosi karena ejekan dari Andre.
"Cewek jadi-jadian pensiun ,yeye cewek jadi-jadian pensiun yeye" Andre malah menyanyi tidak jelas dengan lirik yang entah dapat darimana.
"DASAR KANG OJEKK!" teriak Velicia menggebu-gebu dan melempar Andre dengan lipbalm yang dia pegang tadi.
Mungkin hari ini Velicia tidak beruntung, Andre tidak kena dengan lemparannya. "Wlee gak kena gak kena" ejek Andre lagi sambil memeletkan lidahnya. Membuat Velicia menahan amarahnya yang sudah dia tahan dari tadi.
YOU ARE READING
Choose me
General FictionSemenjak kejadian 'bolos' hidup Velicia berubah drastis. Dari ia tidak mengenal cinta, sekarang Velicia masuk kedalam lingkaran setan yang dibuat Gio. Sakit, kecewa, sedih, marah, bahagia telah ia lalui. Gio laki-laki yang mengenalkan cinta kepada...
