chapter 3

16 3 0
                                        

Sinar matahari menembus gorden dan mengenai wajah dhea itu membuat dhea mengeliat seperti cacing kepanasan.ya gak lah

"Hoamm..udah jam berapa ya sekarang ?"
Lalu dhea melirik kejam beker yang ada nakas sebelah kasur dhea an jam menunjukkan pukul 07.30 AM

"ASTAGA...GAWAT AKU TERLAMBAT KESEKOLAH!!" dengan cepet dhea langsung lompat dari kasur menuju ke kamar mandi dan bersiap.

SKIP SELESAI

Dhea langsung kemeja makan dan berpamitan ke angely.

"Dhea kamu mau kemana? " tanya angely binggung.
"Ya mau sekolah lah ma..mama kok nggk bangunin dhea sih liat sekarang dhea jadi terlambat " ucap dhea sambil cemberut .
Angely pun tertawa melihat betapa polos anaknya ini.

"Ih mama kok malah ketawa sih?"
"Sayang coba kamu liat kalender sekarang hari apa?"
Akhirnya pun dhea langsung melihat kalender.

"Ya Tuhan,sekarang tanggal merah. Duh aku jadi malu deh"
Batin dhea malu.
Pipi dhea merasa memanas karena menahan malu.

"Udah nggk usah terlalu bersemangat sekolah. Kita sarapan dulu yuk "

Dhea pun sarapan. Setelah selesai dhea memutuskan untuk menganti pakaiannya dan bermain musik.

"Emm..aku kangen papa sama kak abid. Kapan mereka akan pulang? Katanya papa pulang minggu ini tapi kok belum pulang juga sih."

"Papa,kak abid dhea kangen kalian.kapan kalian pulang ? Dhea ingin meluk kalian." Dhea pun memutuskan untuk menelpon arya yaitu papa dhea .

Calling father'♡

"Halo ?"

"Papa dhea kangan sama papa"

"Papa juga kangen sama kamu sayang."

"Kapan papa pulang? Katanya   papa bakalan pulang dalam     minggu ini ?"
Suara dhea terdengar lirih ditelinga arya.

"Sabar ya sayang,bentar lagi papa pulang kok"

"Dhea bakalan nunggu papa sampai pulang "

"Iya sayang,sabar ya papa pasti pulang kok"

"Aku sayang papa"

"Papa juga sayang dhea"

Tutt....

Dha pun mematikan telponya secara sepihak dan dhea pun memilih membaca novel kesukaan ya .
Setelah beberapa menit dhea merasa matanya sangat berat mungkin efek dari menanggis tadi. Akhirnya dhea memutuskan untuk tidur.

Skip pukul 13.10 PM

Dhea merasa ada yang mengelus pipi dan rambut dhea dengan lembut itu membuat dhea terusik dan ia mengeliat tidak nyaman. Tapi tetap saja ia masih merasakannya.

"Ma jangan gangu dhea tidur ah,dhea masih ngantuk ma"

Sekarang berubah ia merasakan ada yang menciumi wajah dhea dan akhirnya dhea pun bangun.

"Mama itu...pa..pa??"
Ya dari tadi yang menggangu dhea tidur dhea adalah arya.
Arya hanya tersenyum.
"Papa...ini benar papa kan ?" Mata dhea sudah mulai memanas dan ia sudah tidak dapat membendung air matanya.

"Pa..pa..hiks..dhea kangen sama papa " lalu dhea memeluk arya dan menanggis didada arya. Arya pun membalas pelukan dhea dan mencium puncak kepala dhea.

"Papa juga kangen sama kamu angie "
"Papa kok nggk bilang kalau mau pulang sekarang ?" Ucap dhea sambil mendongakkan kepalanya agar dapat melihat wajah arya.

"Namanya juga surprise sayang"
"Udah jangan nangis papa nggk mau lihat gadis kecil papa nangis,ntar tambah jelek" lanjut arya dan menghapus air mata dhea menggunakan ibu jarinya dengan lembut. Dhea hanya tersenyum.

KEESOKAN HARINYA

Seperti biasa dhea bersiap siap untuk berangkat sekolah.
Setelah selesai ia langsung menuju kebawah untuk sarapan.

"Selamat pagi semua" ucap dhea sambil duduk.
"Selamat pagi juga,sayang" jawab arya dan angely.

Mereka pun sarapan pagi bersama dengan perasaan senang karena keluarga mereka sudah kumpul walau masih kurang satu orang lagi tapi mereka bersyukur karena Tuhan masih memberi kesempatan untuk kumpul bareng.

"Ya udh pa,ma dhea berangkat sekolah dlu ya" ucap dhea sambil mencium tangan dan juga mecium pipi kedua orang tuanya.
"Iya hati hati dijalan" ucap arya.
"Iya,aku sayang kalian" ucap dhea sambil mencium pipi kedua orang tuannya.

SKIP SAMPAI SEKOLAH

"Dhea...." panggil seseorang
Dhea pun membalikkan badannya untuk melihat.
"Eh lia"
"Lu mau kekelas ?" Tanya lia

"Jadi si lia itu sahabat dhea dari SD masih ada sih satu lagi,diva kalau dia itu sahabat dhea dari kecil." author .

"Iya,bareng yuk kekelas mungkin si diva udah nunggu" ucap dhea sambil berjalan menuju kelas.

"Dhea..lia...kalian kok lama sih" panggil diva kesal.
"Hehe...ya maaf tadi kita ngobrol bentar diluar"jawab dhea dan lia dengan cenggiran.
"Hmm..ya udh"
Mereka pun duduk ditempat mereka masing masing dan mengobrol sambil menunggu kelas masuk.
Lalu beberapa menit kemudian guru pun datang dan memulai pelajaran.

KRINGG

Bel istirahat berbunyi.

"Baik anak anak , See you next time" guru pun keluar kelas dan murid murid juga banyak yang keluar kelas.

"Dhe kekantin yuk" ajak lia sama diva
"Emm...nggk deh , aku lagi nggk ingin ke kantin" jawab dhea ke kemereka
"Beneran ? Ya udh deh kita kekanti  dlu ya" dhea hanya menjawab dengan anggukan. Kedua sahabatnya pun pergi keluar.

Ting..

Ada sebuah pesan masuk.

"Sapa yang kirim pesan ? " batin dhea sambil menggangkat sebelah alisnya.

~pesan

"Hai..lu masih inget gua kan ? Pasti masih ingat lah"

"Inget satu hal , gua nggk bakalan pernah lepasin lu sampai kapan pun"

"Dan yah gua selalu ngawasin lu . Dimana pun lu berada disitu juga ada gua . Tunggu saja , lu bakal jadi milik gua seutuhnya . Hahaha...."

DEGG

dhea terkejut dengan isi pesan itu. Tapi dia tak ambil pusing langsung aja ia hapus isi pesan itu dan lanjut membaca novel.

____♢____--------____♢____

Maaf ya gayss....
Kalau ceritanya agak gajel soalnya author lagi bad mood bikin cerita.
Maaf juga kalau banyak typo karena manusia tidak luput dari kesalahan kan ?
Ok
Jangan lupa vote dan comment ya .
Gua tunggu comment dari kalian

See you next chapter

 

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Dec 30, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Couple DStories to obsess over. Discover now