True Love

15 1 0
                                        


Andin Roselin Mourthy, seorang gadis blasteran Indonesia-Amerika. Anak semata wayang yang lahir dari rahim seorang wanita berdarah Indonesia dan ayah berdarah Amerika.

Andin memiliki paras yang cantik dan menawan. Bola matanya begitu indah dengan bulu mata yang sangat lentik, hidung mancung, kulit putih serta memiliki bentuk tubuh yang proporsional ala orang barat. Namun sayang, Andin merupakan gadis introvert. Dia menutup diri dengan lingkungannya. Karena itulah dia tidak memiliki teman.

Pagi ini langit terlihat mendung. Matahari sepertinya malu menampakkan diri, lebih memilih bersembunyi di balik awan tebal, seolah-olah takut keberadaannya diketahui. Sama halnya seperti Andin. Andin berlari tergesa-gesa melewati sekerumunan orang, dia berusaha menjauhkan diri dari orang-orang di sekitarnya. Butiran keringat gadis cantik itupun menetes, bukan karena lelah berlari, namun karena rasa takut yang menyelimuti sekujur tubuhnya.

Andin menghembuskan nafas lega setelah berhasil menjauh dari keramaian. Mungkin banyak orang bingung dengan sikap Andin yang begitu aneh. Ya… memang begitulah sikap seseorang yang mengalami gangguan psikis. Mungkin hanya sedikit dari kalian yang pernah mendengar penyakit androphobia.

Androphobia merupakan penyakit yang membuat penderita merasa ketakutan abnormal yang secara terus menerus terhadap kaum pria.

Setelah Andin berhasil meminimalisir rasa takutnya itu, diapun melanjutkan langkah kaki menuju sekolah.

~~~

Tepat pukul 06.30 Andin tiba di sekolah. Dulu Andin memiliki seorang sahabat karib bernama Zefanya Putri. Mereka berdua berteman sejak kecil. Kira-kira waktu mereka masih umur 5 tahun. Namun semenjak Andin mengalami sakit androphobia, sahabat dari kecilnya itu lebih memilih untuk menjauhi dirinya. Meskipun Putri menjauhinya, Andin tak pernah merasa marah maupun benci. Andin masih tetap menganggap Putri sebagai sahabat.

Andin mengalami sakit androphobia saat duduk di bangku SMP kelas 3. Saat Andin baru berusia 14 tahun. Andin mengalami kejadian buruk. Laki-laki bernama Armandolah yang menjadi pangkal dari traumatik yang dia alami sekarang. Karena sikapnya yang introvert Andin sering menjadi sasaran olok-olokkan teman laki-laki satu kelas.

Andin tiba di dalam kelas. Gadis itu meletakkan tas di atas bangkunya yang berada tepat di pojok kelas. Gadis berambut terurai itu duduk sambil memandang arloji yang melingkar di tangan kanannya. Masih ada waktu untuk tidur sejenak. Andin meletakkan kedua tangannya di atas meja, menjadikannya sebagai bantalan. Perlahan kepalanya tenggelam di antara bantalan tangannya dan diapun terlelap.

~~~

Andin membuka paksa matanya dengan rasa nyeri yang menusuk di kepala. Baru 15 menit yang lalu dia merasakan ketentraman, tapi sekarang ketentraman itu kembali terusik. Dengan kepala nyut-nyutan, Andin berusaha melihat siapa orang yang menarik rambutnya. Saat dia tau orang yang menarik rambutnya, seketika jantung Andin mendadak berdetak begitu cepat. Keringat bercucuran membasahi sekujur tubuhnya, dia gelisah dan ketakutan.

“Dia lagi…” batin Andin.

Armando Anggara. Manusia laknat yang menjadi penyebab  fobia Andin. Belum puas menjadi penyebab penyakit Andin, kini lelaki tampan itu masih saja suka mengganggu ketentraman Andin. Bukan karena Armando membenci Andin, justru sebaliknya. Bad boy itu berusaha menarik perhatian Andin dengan cara selalu mengganggunya. Armando menyukai Andin tapi cara mengekspresikan rasa sukanya salah. Armando selalu mem-bully Andin dengan begitu mengenaskan .

Andin yang ketakutan langsung berdiri meninggalkan Armando. 

---

Bel jam pelajaran keempat berbunyi. Pertanda jam pelajaran keempat akan segera mulai. Sekarang waktunya pelajaran olah raga. Andin pergi menuju ruang khusus loker untuk mengambil pakaian olah raga. Saat tiba di ruangan itu, dia melihat gembok lokernya telah dirusak seseorang. Andin panik, dengan cepat dia membuka loker itu dan alhasil… dia tak menemukan pakaian olah raga miliknya.

Naabot mo na ang dulo ng mga na-publish na parte.

⏰ Huling update: Jan 04, 2020 ⏰

Idagdag ang kuwentong ito sa iyong Library para ma-notify tungkol sa mga bagong parte!

True LoveTahanan ng mga kuwento. Tumuklas ngayon