~~~ Catatan Masa Lalu ~~~

9 0 0
                                        

Dulu seseorang pernah berkata kepadaku bahwa suatu hubungan bukan hanya tentang satu orang saja tetapi dua hati yang disatukan oleh tujuan. Tapi mengapa dia yang mengatakan tapi dia yang pergi meninggalkan aku sendiri disini, aku dan semua kenanganku bersama dia.

Benar adanya bahwa sebuah pengalaman yang menyakitkan akan membuat kita semakin dewasa, bahwa bisa berpikir lebih dewasa dari sebelumnya. Memang dulu sulit rasanya melepaskan dia orang yang sangat berharga bagiku dan hidupku namun semakin hari rasanya mulai terbiasa.

Jika kamu melihat ini, kata-kata yang dulu kamu ucapkan mengatakan bahwa aku mampu melupakanmu memang bisa ku buktikan sekarang. Aku sudah mampu tersenyum tanpa mengingatmu lagi dan mencoba membuka kan pintu hatiku untuk orang baru lagi.

Jika kamu mengatakan aku menyesal telah mengatakan berpisah darimu maka kamu salah, seharusnya kita sudah lama berpisah sebelum kejadian yang sangat menyakitkan itu terjadi tapi karena pemikiran kekanak-kanakanku lah membuat kamu terpaksa bertahan denganku, bener bukan? Tapi tak apa-apa semuanya adalah pelajaran menuju kedewasaan kita.

Hei tak apa, semuanya akan baik-baik saja. Kamu akan menjalani hari dengan dia yang bersamamu dan aku akan menikmati hari-hari kesendirianku sambil menunggu seseorang yang baik untuk kembali ku tempatkan didalam hatiku.

Apa kamu mencintai dia? Seperti waktu kamu mencintai aku dulu? Atau kamu lebih mencintai dia? Karena menurutmu dialah yang paling sempurna untuk berada disisimu. Memang aku sangat kekanakan sekali ya waktu dulu, tidak kamu rindu dengan sifatku? Tawaku? Senyumku? Tangisku?ceritaku?bahkan bersamaku? Tentu saja tidak bukan? Kamu susah punya dia tempatmu bahagia dan bercerita.

Aku harap kesalahan yang pernah kita lakukan dulu, jangan pernah kamu ulangi berbohong untuk menutupi kebohongan yang lain. Hubungan bukan tentang siapa yang berbohong banyak untuk menenangkan tetapi kejujuran yang mempererat sebuah ikatan.

Jangan marah, hanya sedikit kiasan untuk menambah kuat kisah cinta kalian. Jika kamu bertanya mengapa aku menulis semua ini? Hanya untuk mengatakan kepadamu bahwa semua baik-baik saja setelah perpisahan tidak baik-baik kita

Tenang saja, aku masih sama seperti aku yang dulu. Selalu tersenyum kepada siapapun dan selalu mendengarkan apa yang orang lain bicarakan karena aku tau betapa sakitnya tidak didengarkan saat kita perlu seorang pendengar. Tapi, aku tidak sebaik dulu. Mengapa aku tidak sebaik dulu? Ada seseorang yang mengoreskan luka yang amat begitu dalam mungkin kamu tau orangnya.

Dengan kesejukkan sambil menikmati senja yang selalu aku mimpikan untuk terus melihatnya bersamamu kini aku menulis semuanya.

Bahkan dengan hobbyku yang selalu mendesain rumah aku sempat berpikir akan membangun rumah impian kita dengan studio music didalamnya bukan kah itu impianmu yang dulu sempat menjadi impianku juga?

Semuanya hanya dulu, dulu sebelum kesalahan kita berdua menghancurkannya. Maaf dulu pernah menyakitimu dengan semua kejadian-kejadian menyakitkan untuk kita lewati, maaf juga untuk cinta yang pernah ku berikan untukmu.

Terima kasih atas semuanya, terima kasih atas dulu pernah bahagia bersama, terima kasih dulu pernah menangis bersama, terima kasih atas saling menyakiti, terima kasih atas waktumu dulu, terima kasih aku dulu pernah menjadi pendengar untuk kisahmu.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Dec 18, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Sebuah Catatan Kecil Untuk HatiStories to obsess over. Discover now