Part Kelana 1: Sunyi

17 3 1
                                        

Tadi malam
Kau menyapaku
datang melalui keheningan dengan bisu,
Lalu kau menatapku dengan wajah yang membuat candu
Ah, kau tahu?
Itu membuat semua nadi ku menggebu-gebu seolah olah dunia mempersilahkan kita untuk bersatu.

Tampang rupawan..
Indah ditatap semu digapai..
Datar nan bersinar bagaikan indahnya rembulan
Kejora pun tahu, kau sangat menawan,
Dia pun tak tahu bagaimana cara nya mengungkapkan,
begitu indah nya engkau ciptaan tuhan.

Kala itu, malam cepat berlalu
Semua ruang nadiku seolah berhenti tak tahu arah nya melaju.
Aorta ku bersorak ria ketika aku bersanding dengan mu.

Namun, ketika mentari kembali menyinari pagi.
Kau malah pergi membawa seluruh kenangan hati,
Ah kau tahu?
Ini semua hanyalah mimpi
Duniaku lebih berpihak kepada imajinasi,
Kesana kemari dengan namanya ilusi.

Sakit memang, kau tak pernah tahu apa itu.
Takpa biar aku saja, kau jangan.
Nanti kau hilang dari bumi, kejora akan menangis mencari mu.
Biar aku saja yang tenggelam dengan imajinasi di lautan andromeda sana,
agar engkau tahu bagaimana rasanya mencari tapi tak pernah dicari, dan
rasanya berjuang namun tak pernah dihargai.

Mey, Antartika, 2019.

...

Ilusi kambek gaisss wkwk, maaf nig yah ganyambung, kalo ngga ngerti gitu maaf banget wkwk. Semoga tersentuh ya para jomblo jomblo wkwk. I hope you like. Vote and Comment. Thank you🥰🥰

IlusiWhere stories live. Discover now