Bab 1

8 9 0
                                        

Ini murni karyaku loh ya, bukan hasil menjiplak atau apapun itu.
Selamat membanca cerita ini, jangan lupa tap bintang dan komennya. Happy reading gaes!!

David Julian Alexander

Dingin, cuek, ketus,itu adalah karakter baruku. Tapi mereka tidak tau kalau dulu aku bukanlah orang yang mereka fikirkan sekarang ini.

Dulu aku ramah, murah senyum.
Semua berubah berawal ketika ibuku meninggalkanku selamanya di dunia ini. Ibuku mengidap penyakit kanker rahim sejak aku masih duduk dibangku sekolah dasar. aku kira ibuku akan sembuh dengan pengobatan kemoterapi yang disarankan oleh dokter, namun tuhan berkata lain.

Saat aku kelas 3 SMP dokter mengatakan bahwa penyakit ibuku tidak bisa disembuhkan lagi, duniaku hancur aku tidak punya semangat lagi dalam menghadapi kehidupan ini.

Tapi aku harus mewujudkan keinginan ibuku yang menginginkan aku mempunyai perusahaan sendiri dan sukses tanpa bantuan siapapun.

Ya dan itu terjadi sekarang, aku menjabat sebagai Ceo di perusahaanku sendiri Julian Corporation

Tok tok tok....
Saat aku sedang mengenang kejadian bersama ibuku dan memandangi fotonya ada seseorang yang mengetuk pintu

"Masuk" perintahku dari dalam

"Pak ini saya ingin menyerahkan berkas berkas yang harus bapak tandatangani" kata siska asistenku diperusahaan ini

"Oke" aku pun membaca berkas tersebut secara teliti karena aku tidak ingin ada kesalahan sekecil apapun itu, di rasa tidak ada kesalahan apapun berkas tersebut aku tandatangani dan kuserahkan lagi ke siska

"Terima kasih pak, saya permisi dulu" kata siska lalu meninggalkan ruanganku

Drttttt....
Selang beberapa menit kemudian telpon berbunyi aku mengangkat nya

"Pak ini saya diana, saya ingin mengatakan kalau nanti jam satu akan ada meeting dengan klien di restoran onderlions"

"Oke, siapkan semua berkas berkasnya"

"Siap pak"

Perusahaanku bergerak di bidang perhotelan, alat transportasi dan alat komunikasi
Banyak cabang perusahaanku, salah satunya ada di indonesia, amerika, prancis, london



Alea Lestari Manoban

Aku hanya punya ibu dalam dunia ini. Aku tak mempunyai keluarga lagi, tapi aku bahagia seenggaknya aku masih mempunyai ibu yang sangat perhatian dan sayang kepadaku

Aku tidak kuliah, aku hanya lulus SMA lalu beberapa bulan kemudian aku bekerja paruh waktu di sebuah kafe yang cukup terkenal bagi kalangan anak muda.

Aku tidak menyesali keadaanku saat ini, bagiku hidup dalam kesederhanaan lebih membahagiakan dibanding hidup mewah tetapi mempunyai banyak masalah

Aku tidak mempunyai ayah, kata ibu ayah meninggal karena kecelakaan mobil saat aku masih bayi, jadi aku tidak pernah melihat wajahnya secara langsung. Aku hanya pernah melihatnya lewat selembar foto yang ibu kasih

"Ibu aku berangkat kerja dulu yah, ibu jangan lupa makan dan minum obat. Jangan terlalu cape juga. Lea sangat menyayangi ibu" kataku sambil memeluk erat tubuh wanita yang sangat ku sayangi ini

"Iya sayang kamu jangan khawatir. Maafin ibu yah, gara gara ibu kamu jadi gak bisa sekolah malah kerja kayak gini"

"Udah gak papa kok bu, lea juga ikhlas kok menjalaninya asal ada ibu yang selalu ada di samping lea"

"Iya udah sayang sana berangkat kerja nanti terlambat loh"

"Iya ibu, lea berangkat dulu. Bye"

Kataku sambil berjalan meninggalkan rumah. Aku bergegas ke halte, menunggu bus datang. Setelah bus datang aku pun masuk dan duduk, selama perjalanan ini aku memandangi jalanan.

Sesampainya di kafe tempat aku bekerja, aku  menuju toilet untuk berganti pakaian

"Hai lea selamat pagi" sapa sam temanku

"Pagi juga sam"

"Senyum kamu manis banget lea, aku jadi bersemangat hari ini" goda sam

"Udah deh masih pagi gak usah nggombal gitu, gue mau ganti baju dulu"

"Mau dianterin??"

"Gak usah, mending beres beres sana"

Aku tidak mempunyai satupun teman perempuan karena bagiku teman perempuan itu tidak bisa dipercaya, aku hanya punya samuel teman laki lakiku satu satunya

Bagiku tidak masalah aku hanya punya satu teman, toh selama ini aku fine fine aja kok.


Bagaimana kelanjutan cerita david dan alea???

So, jangan bosan bacanya!!!!










I hate you but I LOVE YOUStories to obsess over. Discover now