^ini karya pertama gue jadi tolong maafkan apabila ada penempatan kalimat dan tanda baca yang kurang tepat,mohon komen apabila ada saran dari kalian semua terimakasih^
Selamat membaca:v
Jam kos yang sangat membahagiakan seluruh siswa siswi SMA sinar pelita digunakan oleh bela untuk bermain piano di ruang akustik yang ada di sekolahnya dan kebetulan ruang akustik tidak jauh dari kelasnya.karena baginya jika ia bermain musik dan mendengarkan nada nada yang indah akan membuat dirinya lebih rileks dan santai.
Bela memainkan piano itu dengan fasih,seakan tiada kesusahan dalam memainkannya,saat sedang asik memainkan piano itu,tiba tiba ia dikagetkan dengan suara bantingan pintu yang cukup keras"braaak....."
"Bel ada berheb!" Ucap Cindy setelah membuka pintu ruangan itu.
"Berheb apa cin...?" Tanya bela seraya berdiri dari kursi yang ada di dekat piano.
"Gue denger,anak yang punya industri musik Krb, mau pindah kesini"ucap Cindy kepada bela
"Terus...?"jawab bela dengan muka yang cukup melas,karena ia diganggu hanya gara gara berita kurang menarik baginya
"Lo ngga senang apa,gue denger-denger anak itu ganteng keren dan badan nya juga sangat bagus"ucap Cindy sambil membanggakan pria itu
"Terus gue harus ngapain ni senang atau apa"ucap bela dengan tatapan yang intens
"Ya terserah Lo sih mau gimana intinya gue senang dengan berita itu"ucap Cindy sambil menghayal dia ada bersama anak bos Krb itu
"Hmmm....terserah Lo deh gue haus,gue kekantin dulu,Lo mau ikut gak"ucap bela
"Nggak tadi gue udah dari kantin Lo aja sendiri bye..."
Setelah Cindy pergi,bela keluar dari ruang akustik dan pergi kekantin untuk membeli minum saat di jalan menuju kantin ia ditabrak dari belakang oleh seoarang pria,dan membuat dirinya terjatuh dengan cepat karena pria yang menabrak bela memiliki badan yang terlihat cukup atletis dan tinggi.itulah sebabnya bela jatuh
"Eh...Lo jalan hati hati dong" ucap bela kepada pria yang menabrak dirinya tadi.
Tanpa mendengarkan perkataan bela pria itu langsung pergi dan menjauh dari bela.bela melihat itu langsung marah dan teriak"dasar cowok kurang ajar"bela berusaha bangun dan melanjutkan jalan nya ke kantin dengan jalan pincang
Bela yang abis beli
minum,kembali ke ruang akustik,dan tak sengaja ia mendengar dan melihat seorang pria yang sedang memainkan salah satu alat musik yang ada di sana,bela kagum dengan permainan biola seorang pria itu"sumpah keren banget tu cowok main biola nya"ucap bela dengan tatapan yang sangat terpesona dengan permainan biola pria itu.bela tidak tahu bahwa pria itu yang menabrak dirinya saat hendak ke kantin tadi.
Saat bela sedang asik melihat permainan biola seorang pria itu,pria itu tiba-tiba membalikan badannya dan membuat bela terkejut"apa ini kan cowok yang nabrak gue tadi"ucap bela dan langsung berjalan menuju pria tersebut.tanpa berfikir panjang bela langsung menampar pria itu dengan keras.
Pria itu kaget dengan tindakan bela dan pipinya langsung merah berkat bantuan bela."eh,Lo apa apaan sih datang datang main nampar gue emang Lo siapa"ucap Revan dengan memelototkan matanya.
"Eh Lo yang siapa tiba-tiba nabrak gue dari belakang"ucap bela dengan tatapan yang sinis.
Pria itu langsung pergi saat bela berkata seperti tadi.
Bela terheran mengapa pria ini selalu saja pergi di saat bela ingin marah marah,dan seketika ruangan akustik itu hening kembali dan membuat bela duduk kembali dan melanjutkan memainkan piano yang ada di situ.
Bela merasa kesal,karena sudah dua kali ia dipermainkan dengan pria yang tidak ia kenal hari ini,dan dia berpikir kenapa pria itu sangat arogan dan kurang ajar.cindy yang datang dari kantin melihat teman nya yang sedang melamun dan berniat untuk mengagetkan bela,tetapi rencana nya di gagalkan dengan bela yang tiba tiba berbalik badan dan membuat Cindy spontan kaget
Cindy yang tercyduk pun langsung malu,karena rencananya gagal"apaan cin lo mau ngagetin gue ya?"ucap bela dengan tatapan yang intens
"Nggak kok gue tadi mau ambil....pulpen ini"ucap Cindy sambil mencari alasan
"Sudah gak usah alesan deh lo"ucap bela"Lo mau denger gue cerita gak?"
"Ghibahin siapa ayo cepat bicara?"
"Lo giliran ghibah aja cepat,gue tuh mau cerita kejadian gue tadi,bukan ghibah!"
"Oh...gue kira Lo mau ghibah,ya sdh ayo cerita"
Bela langsung menceritakan semua kejadian yang terjadi pada dirinya sejak pagi.cindy yang mendengar cerita bela langsung kaget dan bilang"apa,kurang ajar banget tu cowok,berani beraninya dia mempermainkan teman gue"ucap Cindy dengan suara yang nyaring.Bela yang melihat tingkah temannya hanya tertawa,Cindy yang melihat bela tertawa mengatakan
"Liat aja ntar kalau gue ketemu dia gue habisin tu cowo"ucap Cindy dengan ekspresi penuh gaya.bela yang melihat tingkah temannya pun tertawa makin nyaring,dan Cindy yang melihat temannya tertawa pun ikut tertawa dan tak sadar bahwa waktu pulang sdh tiba.
Part ini author nya cuma kasih sedikit,part selanjut bakalan lebih menarik lagi,jadi jangan lupa untuk vote & komen.
